AntiLiberalNews –  Komandan rezim Suriah, Issam Zahreddine dilaporkan berfoto dengan dua badan yang digantung di belakangnya, memicu kemarahan publikasi, demikian lansir MEU dari Al Jazeera, Senin (23/5/2016).

Pengguna media sosial telah dikejutkan dengan beredarnya foto online dari komandan tentara rezim yang berpose di samping mayat di provinsi Deir Az Zor Timur Suriah.

Rezim Suriah

Issam Zahreddine adalah kawan dari mufti Suriah Ahmad Badreddin Hassoun

Bertugas memimpin operasi militer rezim Suriah di Deir Az Zor, Issam Zahreddine dilaporkan berfoto dengan dua badan yang digantung di belakang, yang tampak ada tanda-tanda penyiksaan.

Identitas dua orang tewas masih belum diketahui, sumber mengatakan kepada Al Jazeera. Mereka berdua tampaknya telah dipotong menjadi beberapa bagian sebelum digantung.

Anak Zahreddin dan tentara lainnya dilaporkan juga muncul dalam gambar serupa yang telah beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Diala Chehade, seorang ahli hukum pidana internasional, mengatakan bahwa ia meragukan tindakan hukum internasional akan diambil terhadap komandan tersebut karena keterlibatan Rusia dalam konflik Suriah.

“Rusia partisipasi … dalam konflik bersenjata di Suriah yang akan membuat sangat sulit jika hak veto dipergunakan untuk menyatakan keberatan terhadap rujukan ke ICC kecuali rezim Suriah akan menerima yurisdiksi ICC di masa depan,” katanya pada Al Jazeera dari Beirut.

Edit : Adiba Hasan/antiliberalnews.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.820 kali, 1 untuk hari ini)