JAKARTA – Perwakilan massa dari GMJ tetap menolak Ahok dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. GMJ meminta agar Gubernur DKI Jakarta pengganti Jokowi dipilih langsung oleh DPRD DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan salah seorang perwakilan massa dari GMJ yang menolak Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta saat diterima Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana dan M Taufik.

Dalam dialog dengan pimpinan DPRD tersebut, salah seorang perwakilan massa dari GMJ mengusulkan agar Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (IKH) untuk duduk bersama mengenai pelantikan Ahok.

Tuntutan masih sama yaitu mengenai perdebatan Perppu No 1/2014 Pasal yang dipakai apakah Pasal 203 ayat 1 dan 2 atau Pasal 173 dan 174.

“Pasal 203 itu untuk UU 32/2004 sementara Jokowi-Ahok itu dilantik menggunakan UU 29/2007 jadi tidak berlaku Pasal 203. Maka kembali ke Pasal 174 ayat 2 yaitu bahwa pemilihan Gubernur dilakukan oleh DPRD,” ujar salah satu perwakilan di ruang rapat, Senin (10/11/2014).

Sampai saat ini (Senin,  10 November 2014  −  11:52 WIB) pertemuan antara perwakilan massa dari GMJ dengan pimpinan DPRD masih berlangsung.

(whb) Yuanita Senin,  10 November 2014  −  11:52 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 707 kali, 1 untuk hari ini)