Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyebut bahwa keinginan AS untuk menjadikan Al Quds sebagai ibukota penjajah Zionis akan menjadikan munculnya konflik meluas di kawasan, demikian lansir Turkey Post (5/12/2017).

Erdogan juga menyampaikan bahwasannya pihaknya akan menempuh segala cara dalam melakukan upaya diplomasi untuk mencegah kemungkinan AS dalam mewujudkan keinginannya dalam rangka memindahkan keduaatnnya di Al Quds.

Erdogan juga menyatakan, jika AS mengambil langkah itu, maka Turki akan melakukan kerjasama dengan negeri-negeri Muslim dalam mencegahnya, dan hal itu merpukan hal yang tidak bisa ditawar.

Rep: Sholah Salim

Editor: Thoriq / hidayatullah.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 624 kali, 1 untuk hari ini)