Ilustrasi TVTayangan keagamaan merupakan salah satu program televisi yang disajikan stasiun televisi, baik lokal maupun nasional, meskipun dengan durasi waktu yang berbeda-beda.

Khususnya tayangan keagamaan bernuansa keislaman banyak dimiliki oleh stasitun TV dibulan suci Ramadhan, tayangan keislaman mendapat porsi yang lebih daripada hari-hari lainnya. Tetapi tidak semua tayangan keislaman mendapat tempat dihati pemirsanya.

Terhadap stasiun televisi swasta nasional  Trans7 masyarakat banyak memberikan pujian dan simpatiknya.

Dalam beberapa tanggapan yang diberikan oleh pengguna sosial media, Trans7 merupakan urutan pertama sebagai salah satu tv swasta nasional yang paling banyak disenangi oleh pemirsanya. khususnya para penuntut ilmu dan para pencari kebenaran.

Sebagaimana diketahui, salah satu program TV One yang juga cukup terkenal adalah Damai Indonesiaku. Program tersebut banyak menampilkan ulama atau da’i-da’i Indonesia berlatar belakang ahlus sunnah wal jama’ah yang penjelasannya sesuai dengan kultur mayoritas umat Islam di Indonesia yang anti Syi’ah Rafidhah, seperti Ust.Fahmi Salim,Lc.MA, Ust DR.Daud Rasyid,MA dan lain-lain.

Adapun Metro TV, meskipun cukup banyak memiliki tayangan keagamaan yang bernuansa Islam, seperti program kajian Tafsir Al-Mishbah, tetapi kurang disenangi oleh pengguna sosial media.

Beberapa alasan yang diberikan oleh pengguna sosmed terkait tidak memilih Metro TV karena dianggap sebagai program tv kurang sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia yang sering menampilkan sosok Ulama Liberal yang juga dikenal sebagai pembela Syi’ah Rafidhah, sekte sempalan dari Iran yang divonis SESAT oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Trans7 deh, ok banget. Tapi saya udah ga pernah lagi nonton acara keagamaan di Metro TV setelah di susupi da’i Syi’ah”, kata seorang pengguna sosial yang tidak ingin disebut namanya.

“Metro TV bayak melakukan penipuan publik dan secara halus menyisipkan pemikiran Liberal di berbagai tayangannya”, ujar seorang aktivis muda asal jawa timur.

Selain dari tiga stasiun tv diatas, pengguna sosial juga menyebutkan beberapa tv dan programnya yang disukai, diantaranya TV Rodja (Program Ustadz Abu Yahya Badrussalam), Wesal TV (Program Ustadz DR.Khalid Basalamah,Lc.MA), Insan TV (Program Ustadz Dr.Arifin Baderi,Lc.MA), Ummat TV (Program Ustadz DR.Muhammad Zaitun Rasmin,Lc.MA), kiblat TV, dan Program RTV (program Ustadz Yusuf Mansur), dan sebagainya.

Sebagai catatan, mengapa metroTV itu SANGAT DIBENCI oleh masyarakat muslimin indonesia??

Jawabannya adalah, ingatkah anda dengan kakek-kakek tua yang beberapa tahun lalu mengatakan bahwa “Menutup Aurat bagi wanita itu tidak wajib” !? Kemudian terakhir dia mengatakan “Tidak benar bahwa Nabi Muhammad dijamin masuk Surga”!?

Ingat tidak ??

Coba anda dengarkan perkataan dia di sini:

https://m.youtube.com/watch?v=nF7zNPEjJl4

Kemudian, simak bagaimana kecaman Ulama aswaja Habib Thahir Al-Kaff kepadanya disini:

https://m.youtube.com/watch?v=oBWhKGSN-GU

Namanya Prof.Dr.Muhammad Quraish Shihab,MA. Penulis buku “Membumikan Al-Qur’an” dan “Tafsir Al-Mishbah”.

Nah, dialah yang dijadikan salah satu narasumber oleh metro TV dalam tayangan keislamannya. Padahal, sejumlah tokoh MUI Pusat telah menegaskan bahwa Quraish Shihab adalah SYI’AH tapi TAQIYYAH (tidak ngaku).

Allahu A’lam.

Abu Husein At-Thuwailibi.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 12.794 kali, 1 untuk hari ini)