Ujian Tulis SNMPTN_826375927432

Suasana ujian tulis SNMPTN (Foto: dok. Undip)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memantapkan hati untuk menghapus ujian tulis pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Tahun depan, SNMPTN akan digelar hanya melalui jalur undangan.

Ketua SNMPTN 2013 Akhmaloka memaparkan, pola jalur undangan yang diterapkan pada SNMPTN 2012 kini menjadi pola tunggal dalam SNMPTN 2013. “Seleksia akan dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya, serta mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN). Kemendikbud belum berpikir untuk mengubah pola UN,” kata Akhmaloka dalam acara Launching SNMPTN 2013 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2012) malam.

Dalam acara yang diikuti pimpinan PTN seluruh Indonesia ini, Rektor Institut Teknologi Banduing (ITB) itu merinci, ada 61 PTN di seluruh Indonesia yang turut serta dalam SNMPTN 2013. Selain itu, kemungkinan besar UIN Wali Songo, Semarang dan Universitas Terbuka juga akan bergabung dalam SNMPTN 2013.

“Diperkirakan 1,5 juta siswa SMA/sederajat akan mengikuti SNMPTN 2013,” imbuhnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan, pola seperti ini sebenarnya memberikan kemudahan bagi lulusan SMA/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, implementasi kebijakan integrasi UN dengan SNMPTN secara tidak langsung memberi pengakuan dari “kakak”, dalam hal ini PTN, kepada “adik”, yakni SMA/sederajat.

“Jangan sampai tidak ada pengakuan akademik ini, kesannya ada semacam diskonektivitas antara jenjang yang di bawah dengan di atasnya,” kata Nuh.

Berdasarkan jadwal yang disusun panitia SNMPTN 2013 dengan Kemendikbud, seleksi akan dilakukan pada 9 Maret hingga 27 Mei 2013. Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Mei 2013.(rhs) http://kampus.okezone.com Rifa Nadia Nurfuadah

Senin, 10 Desember 2012 19:38 

***

Ujian Tulis SNMPTN 2013 telah dihapuskan, tetapi |…

JAKARTA – Pemerintah menetapkan, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 akan dilakukan satu pintu melalui sistem jalur undangan. Seleksi akan dilakukan dengan melihat nilai rapor dan mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN). Artinya, pendaftar SNMPTN 2013 haruslah siswa yang masih aktif pada tahun ajaran berjalan. Lantas bagaimana nasib para alumni?

Ketua SNMPTN 2013 Akhmaloka menyatakan, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) sepakat, akan mengadakan ujian tulis mandiri bersama, setelah periode seleksi usai. Ujian mandiri ini, dapat diikuti oleh alumni SMA yang tahun lalu masih gagal dalam SNMPTN. Porsi mahasiswa baru yang akan diterima melalui ujian mandiri ini sekira 30 persen dari keseluruhan kuota mahasiswa PTN baru tahun ajaran 2012/2013.

Tetapi, peserta ujian mandiri ini harus membayar biaya pendaftaran, tidak seperti SNMPTN yang bebas biaya pendaftaran,” kata Akhmaloka dalam acara Launching SNMPTN 2013 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, tadi malam.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) itu tidak menyebut kapan tepatnya ujian mandiri bersama akan dilangsungkan. Namun, Akhmaloka meyakinkan, seleksi dan tes tertulis tersebut akan digelar usai ujian nasional. “Ini sesuai amanat undang-undang,” imbuhnya.

Untuk mengikuti seleksi, sekolah harus mendaftarkan diri dan data siswanya pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) mulai 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013. Periode pendaftaran adalah 1 Februari – 8 Maret 2013. Panitia SNMPTN 2013 dengan Kemendikbud akan menyeleksi data pendaftar yang masuk pada 9 Maret hingga 27 Mei 2013. Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Mei 2013.(rfa) zaykoplo

***

Ini Dia, 8 Kebijakan Inti SNMPTN 2013

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mengalami sejumlah perubahan mekanisme dibanding tahun sebelumnya.

Berikut sejumlah perubahan itu:

  1. Peserta SNMPTN tidak dipungut biaya pendaftaran. Peminat melalui jalur bidik misi maupun jalur umum. Biaya pendaftaran seleksi tahun lalu Rp150.000 sampai Rp200.000.
  2. Seleksi pada 2013 juga didasarkan nilai rapor dan hasil Ujian Nasional plus prestasi lain.
  3. Siswa bisa ikut SNMPTN bila belajar di sekolah yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data sekolah dan prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
  4. Pengisian PDSS mulai 17 Desember 2012-8 Februari 2013 dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester.
  5. Jumlah calon mahasiswa peserta SNMPTN 2012 jalur undangan terdaftar 236.811 yang diterima 53.401. Sementara Tertulis yang daftar 618.812 , sebanyak 118.233 diterima. Total penerimaan dari undangan dan tertulis sebesar 171.634. Untuk target total penerimaan 2013 itu sebesar 150.000 peserta.
  6. Komposisi SNMPTN 2013 itu sebesar 60% untuk seluruh Indonesia dan seleksi jalur mandiri dengan kuota sebanyak 40%.
  7. Kemendikbud mengalokasikan dana sekitar Rp100 miliar dalam APBN 2013 untuk keperluan SNMPTN 2013.
  8. Akreditasi sekolah menentukan jumlah siswa yang boleh mendaftar misalnya sekolah terakreditasi A kuota sebesar 50%, B sejumlah 35%, C sebanyak 15% atau bahkan 5%.

Rabu, 12 Desember 2012 12:57 WIB | JIBI/SOLOPOS/Antara

(nahimunkar.com)

(Dibaca 420 kali, 1 untuk hari ini)