Ilustrasi: Umat Bersatu Tolak Agenda pemurtadan. Foto erms

Bogor – Kasus GKI Yasmin yang sudah berlangsung dari tahun 2006 lalu ternyata telah memakan korban pemurtadan, hingga akhir tahun 2011 ini sudah ada 5 orang yang menjadi korban Kritenisasi di wilayah Yasmin tersebut. Karena itulah Selasa kemarin (20/12/2011), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Markaz Islam Bogor (MIB) dan Forum Umat Islam (FUI) Bogor mengadakan Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Penanggulangan Pemurtadan di wilayah Bogor Raya.

Namun pemurtadan tidak hanya terjadi di wilayah Yasmin, wilayah lain seperti Sukasari, Cibinong, Cimanggis, Ciawi dll ternyata terdapat kasus serupa. Kasus pemurtadan di wilayah Bogor itu di paparkan oleh Ust Fahrudin Soekarno selaku wakil dari MUI Kota Bogor ketika memberikan sambutan acara.

Acara semiloka tersebut bertempat di Gedung Balebinarum Bogor dan dilaksanakan dari pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore. Hadir empat orang narasumber, di antaranya Ustadz Bernard Abdul Jabbar (Mantan Misionaris), Ustadz Ahmad Iman (Ketua Forkami), Ustadz Tabrani Sabirin (Sekjen Dewan Masjid Indonesia) dan KH. M Al Khaththath (Sekjen FUI).

Alhamdulillah acara tersebut berlangsung antusias dan dihadiri sekitar 250 orang peserta dari MUI Kecamatan, DKM, Ormas Islam, Majelis Taklim, LDK, dan Rohis se-wilayah Bogor Raya. Karena pentingnya penanggulangan kasus pemurtadan ini akhirnya pada sesi terkahir para panitia dan seluruh peserta membentuk kelompok kerja (pokja) anti pemurtadan. Seluruh peserta menunjuk wakilnya di wilayah masing-masing untuk dilatih sebagai satgas anti pemurtadan. Dan sebagai koordinator sementara telah dipilih tiga orang, yaitu Ustadz Badru Kamal, Ustadz Fatullah, dan Haji Ujang Abdullah.

“Dan sebagai pusat gerakan ini akan dimulai dari masjid-masjid, diharapkan setiap masjid nantinya memiliki satgas anti pemurtadan yang mampu menanggulangi setiap permasalahan umat khususnya tentang pemurtadan di wilayah masing-masing”, ujar Ustadz Iyus Khaerunnas selaku ketua panitia.

Rep: Syaiful, syaiful falah | Rabu, 21 Desember 2011 | 13:04:39 WIB

(SI ONLINE/ nahimunkar.com)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 413 kali, 1 untuk hari ini)