Ilustrasi gambar: eramuslim.com

Seorang ulama Nigeria pekan ini menyerukan hukuman mati bagi komunitas gay, sehigga memicu kemarahan besar dari kelompok-kelompok lokal dan internasional.

Pernyataan itu, selama shalat jumat komunitas Nasrul-Lahi-L-Fatih Nigeria (NASFAT), datang setelah legislator di negara itu melewati UU baru yang melarang pernikahan gay di negara ini.

Malam Abdulkadir Apaokagi berpendapat bahwa komunitas LGBT di Nigeria adalah orang-orang yang melakukan “penyimpangan” yang layak untuk hidup berdampingan dengan orang-orang yang baik.

Dia terus mengatakan bahwa komunitas gay/LGBT “lebih buruk dari pembunuh” dan pantas mendapat hukuman yang lebih berat daripada penjahat biasa di negeri ini, termasuk mereka yang membunuh seseorang.

“Homoseksualitas dan lesbianisme terlalu kotor di sisi Allah, mereka yang terlibat dalam praktek seperti itu layak mendapat hukuman mati. Ketika mereka dibunuh, mayat mereka juga harus diperlakukan buruk, “katanya.

“Tak satu pun dari mereka dapat lulus tes kejiwaan, karena mereka tidak normal,” tegasnya.

Apaokagi adalah wakil Imam di cabang Abuja dari NASFAT dan berpendapat bahwa komunitas gay tidak stabil secara mental dan jika dibiarkan hidup dalam masyarakat, akan membawa ketidakstabilan pada masyarakat di mana mereka tinggal.

Mengutip dari Al-Qur’an, Apaokagi memuji Senat yang membuat UU tersebut, mengatakan bahwa Allah “menetapkan pernikahan hanya antara lawan jenis.

“Setiap masyarakat yang membiarkan pernikahan gay akan datang kepada kebinasaan seperti cara Allah menghancurkan Sodom dan Gomora.

“Mereka adalah penjahat, Allah sendiri menggambarkan mereka begitu, dan sangat bagus bahwa Senat telah mendikriminalisasikan apa yang mereka lakukan.”

Nigeria dikenal karena tidak toleransi terhadap homoseksualitas dan baru-baru ini membuat undang-undang yang melarang pernikahan gay telah bertemu dengan kecaman luas oleh kelompok-kelompok hak asasi, termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch.

RUU yang disahkan, “Larangan Pernikahan Sesama Jenis RUU 2011” juga membawa hukuman penjara 14 tahun untuk gay yang dihukum di Nigeria.

Kelompok-kelompok Kristen di Nigeria sama vokalnya seperti rekan-rekan Muslim mereka, untuk menyerukan larangan, dan hukuman penjara bagi pelaku homoseksualitas.(fq/bikyamsr)

ERAMUSLIM > DUNIA
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/ulama-nigeria-serukan-hukuman-mati-bagi-komunitas-gay.htm
Publikasi: Jumat, 16/12/2011 09:28 WIB

***

مجلس الشيوخ النيجيري يجرم زواج الشواذ

المصدر

  • ·         أبوجا – د ب أ

التاريخ: 30 نوفمبر 2011

وافق مجلس الشيوخ النيجيري أمس، على مشروع  قانون يجرم زواج الشواذ، الذي قال إنه “يتعارض مع كل القيم الدينية”.

كما ينص مشروع القانون، الذي يحتاج لموافقة مجلس النواب عليه وتوقيع الرئيس جودلاك جوناثان، عقوبة السجن لمدة عشر سنوات للشواذ الذين يخالفون قرار الحظر.

وتعد الخطوة صفعة أخرى للشواذ في أكبر بلدان أفريقيا تعدادا للسكان، حيث تعد المثلية الجنسية غير مشروعة من الناحية الفنية.

ويمثل مشروع القانون، الذي بدأ مجلس الشيوخ النظر فيه منذ عام 2006، المرة الأولى التي تعلن فيها الحكومة عن موقفها بشأن زواج الشواذ.

وعلى الرغم من الظهور المتنامي لمنظمات حقوق الشواذ في أبوجا ولاجوس، إلا أن زواج المثليين كان دائما ظاهرة نادرة للغاية في نيجيريا المحافظة.

ويعاقب على العلاقات الشاذة الجنسية بالرجم من الناحية النظرية في 12 ولاية بنيجيريا تهيمن عليها أغلبية مسلمة وتطبق أحكام الشريعة الإسلامية.

وفي أنحاء أخرى بالبلاد، يعتبر الشذوذ الجنسي من المحظورات. ولم تعترض أي جماعة معنية بحقوق الإنسان بشكل علني على مشروع القانون.

وقال رئيس مجلس الشيوخ ديفيد مارك إن زواج الشواذ مستورد من الغرب ويتعارض مع التقاليد النيجيرية.

وقال إنه “كمسيحي يمقت ذلك، فإنه من غير المفهوم أن نفكر في زواج الشاذين. هناك عدد كاف من الرجال والنساء ليتزوجوا من بعضهم”.

لكن خلال جلسة استماع عامة بمجلس الشيوخ، انتقدت الناشطة السحاقية أوتيبهو أوبيوو مشروع القانون، قائلة إن حظر زواج الشواذ يمثل انتهاكا خطيرا لحقوق الإنسان الأساسية.

http://www.emaratalyoum.com/life/four-sides/2011-11-30-1.441507

(nahimunkar.com)

(Dibaca 673 kali, 1 untuk hari ini)