Ulama Uyghur Syaikh Abdulgheni “Menghilang”, Diyakini Dijatuhi Penjara Seumur Hidup Oleh Rezim China Atau Dieksekusi Mati


Video

https://twitter.com/i/status/1224437117654192131


Aktivis kemanusiaan yang konsern dengan persoalan Uyghur, Azzam IzzulHaq menginformasikan hilangnya seorang Ulama Uyghur Syaikh Abdulgheni.

“Jam 00.51 WIB tadi terkabar dari sahabat @aydinanwar_ bahwa salah seorang ulama Al Quran dari Atush Xinjiang, Syaikh Abdulgheni ‘hilang’. Beliau adalah salah satu mitra penghubung kami dalam misi membumikan kembali Al Quran. Doakan beliau selamat,” ujar @AzzamIzzulhaq di akun twitternya, Selasa (4/2/2020).

Dari akun twitter @aydinanwar_ (Aydin Anwar) yang merupakan orang Uyghur didapat informasi hilangnya Syaikh Abdulgheni kemungkinan dipenjara oleh rezim China atau malah sudah dieksekusi mati.

“My family has been informed that well known scholar, reciter, and imam Abdugheni Qari from Atush disappeared a while back. It’s believed that he’s been sentenced to life imprisonment, if not executed.”

“Keluarga saya telah diberitahu bahwa cendekiawan terkenal, qari, dan imam Abdugheni Qari dari Atush (Xinjiang) menghilang beberapa waktu yang lalu. Diyakini bahwa dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, jika tidak dieksekusi,” kata @aydinanwar_ di akun twitternya, Selasa (4/2/2020).

“He’s one of countless Uyghur religious scholars that have been punished by the Chinese government for their work, knowledge, and influence.”

“Dia adalah salah satu ulama Uighur yang tak terhitung jumlahnya yang telah dihukum oleh pemerintah China karena pekerjaan, pengetahuan, dan pengaruh mereka,” ujar @aydinanwar_.

“Mohon doa untuknya,” tutup @aydinanwar_.

My family has been informed that well known scholar, reciter, and imam Abdugheni Qari from Atush disappeared a while back. It’s believed that he’s been sentenced to life imprisonment, if not executed. 

Here he’s reciting Quran at my grandfather’s funeral in Kashgar in Jan 2006. pic.twitter.com/97OPXmzgxr

— Aydin Anwar (@aydinanwar_) February 3, 2020

He’s one of countless Uyghur religious scholars that have been punished by the Chinese government for their work, knowledge, and influence. 

Please make dua for him.

— Aydin Anwar (@aydinanwar_) February 3, 2020

pic.twitter.com/yv4gWYE1fD

— Azzam M Izzulhaq (@AzzamIzzulhaq) February 3, 2020

 

 [portal-islam.idselasa, 04 februari 2020 

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 426 kali, 1 untuk hari ini)