• Keadaan kaum Muslimin di Suriah dan Palestina sagat memprihatinkan, namun kurang mendapat perhatian muslimin dunia internasional. Padahal dua negeri itu adalah negeri yang dijanjikan dan diberkahi.
  • Fakta dan realita menunjukkan bahwa di Suriah telah terjadi pembantaian puluhan ribu kaum muslimin yang dilakukan oleh Rezim Syi’ah Bashar Assad.
  • Bahkan, tentara-tentara pemerintah Syi’ah Nushoiriyyah yang sekarang menguasai Suriah dan juga tentara sipil Syi’ah bersenjata seperti Syabiha, tak segan-segan untuk memperkosa dan membunuh umat Islam sunni yang semata-mata meyakini Alah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah.
  • “Kita yakin akan datangnya pertolongan dari Allah SWT terhadap saudara-saudara kita disana. Maka kita sebagai suadara se-akidah, sesama kaum Muslim hendaknya kita mendoakan mereka dalam doa-doa kita, dalam sholat kita, dalam sholat Tahajud kita agar selamat dari pemerintahan yang dzolim Bashar Assad disana, yang telah membantai umat Islam,” seru Syeikh Muhammad Khotib As-Suriy, ulama asal Suriah.

 

 pembantaian umat muslim suriahpembantaian umat muslim suriah

SOLO – Syeikh Muhammad Khotib As-Suriy, ulama asal Suriah menyatakan bahwa permasalahan di Suriah dan Palestina adalah sebuah kondisi dimana telah terjadi penindasan, pendzoliman dan pembantaian terhadap kaum muslimin yang tidak bersalah, yang dilakukan oleh pemerintahan disana, baik oleh Rezim Syi’ah Nushoiriyyah Bashar Assad di Suriah maupun tentara-tentara teroris Israel di Palestina.

“(Kaum Kuffar –red) Saat ini masih melakukan pendzoliman yang luar biasa kepada saudara-saudara kita yang tidak bersalah sejak dahulu yang temponya hingga 2,5 tahun hingga sekarang di Suriah,” ucap Syeikh As-Suriy disela-sela acara 1.000 Santri TPQ Solo Raya Galang Kepedulian Untuk Suriah & Palestina yang berlangsung di arena Car Free Day (CFD) sepanjang jalan Slamet Riyadi Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/4/2013) pagi.

Dalam taushiyah, Syeikh As-Suriy mengucap syukur alhamdulillah kepada Allah SWT sehingga bisa hadir ditengah-tengah umat Islam Solo Raya dalam aksi kepedulian ini. Dirinya menjelaskan bahwa keadaan kaum Muslimin di Suriah dan Palestina sagat memprihatinkan, namun kurang mendapat perhatian muslimin dunia internasional. Padahal dua negeri itu adalah negeri yang dijanjikan dan diberkahi.

“Saudara-saudara kita umat Islam di Suriah atau Syam dan Palestina, dimana negara tersebut sebagai negara yang pernah dikunjungi Nabi Muhammad SAW semasa kecil, dimana negara tersebut merupakan sebuah negara yang diberi keberkahan oleh Allah SWT, seperti yang terdapat dalam Al Qur’an surat Ali ‘Imron,” imbuhnya.

Syeikh As-Suriy sekali juga menegaskan dalam kesempatan tersebut bahwa kondisi kaum muslimin yang sangat mengenaskan di Suriah diakibatkan oleh serangan demi serangan roket-roket, birmil dan peluru tentara Rezim Syi’ah Bashar Assad. Meskipun dunia menutup mata dan bahkan terkesan tidak peduli, namun fakta dan realita menunjukkan bahwa di Suriah telah terjadi pembantaian puluhan ribu kaum muslimin yang dilakukan oleh Rezim Syi’ah Bashar Assad. Dan hal ini, kata Syeikh As-Suriy takkan bisa ditutup-tutupi.

“Saudara-saudara kita di Suriah dan Palestina didzolimi dengan dihujani dengan roket-roket dan peluru. Dan sebenarnya seluruh umat manusia di dunia semua tahu bahwa pendzoliman tersebut nyata yang disadari bahwa itu perbuatan pemerintahan Bashar Assad. Maka suadara-saudara kita disana tidak lain hanya mengharap pertolongan dari Allah SWT semata,” tegasnya. [Bekti] (voa-islam.com)  Senin, 29 Apr 2013

***

Syeikh As-Suriy: Umat Islam Suriah Dibantai Karena Mengucap Asma Allah

SOLO (voa-islam.com) – Kondisi kaum muslimin yang berfaham sunni di Suriah sungguh sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, sebab untuk beribadah kepada Allah saja, seperti mengucapkan dan mengagungkan asma Allah SWT mereka mendapat ancaman dari Rezim Syi’ah Nushoiriyyah Bashar Assad yang bisa merenggut nyawa mereka.

Hal ini sebagaimana diungkapkan ulama asal Suriah, Syeikh Muhammad Khotib As-Suriy, saat memberikan taushiyahnya dalam acara 1.000 Santri TPQ Solo Raya Galang Kepedulian Untuk Suriah & Palestina yang berlangsung di arena Car Free Day (CFD) sepanjang jalan Slamet Riyadi Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/4/2013) pagi.

“Kondisi memprihatinkan juga dialami di belahan dunia lain, di negara-negara Islam yang lain yaitu di Tunisia, Libya dan Mesir serta negara Islam lainnya oleh negara-negara yang paham sesat. Namun keadaan saudara-saudara muslim kita di Suriah jauh lebih memprihatinkan,” ucap Syeikh As-Suriy.

…Tentara-tentara (rezim Syi’ah Bashar Assad -red) disana juga telah membantai umat Islam, karena kita meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan umat Islam yang disana bila mengucap asma Allah SWT maka mereka dibantai dan dikubur hidup-hidup didalam penjara…

Bahkan, tentara-tentara pemerintah Syi’ah Nushoiriyyah yang sekarang menguasai Suriah dan juga tentara sipil Syi’ah bersenjata seperti Syabiha, tak segan-segan untuk memperkosa dan membunuh umat Islam sunni yang semata-mata meyakini Alah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah.

“Bahkan tentara-tentara (rezim Syi’ah Bashar Assad -red)disana juga telah membantai umat Islam, karena kita meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan umat Islam yang disana bila mengucap asma Allah SWT maka mereka dibantai dan dikubur hidup-hidup didalam penjara,” tegasnya.

Namun, lanjut Syeikh As-Suriy, rakyat Suriah tidak gentar dengan berbagai macam ancaman dan siksaan yang pernah mereka peroleh. Sebab, rakyat Suriah begitu yakin bahwa pertolongan Allah pasti datang tepat pada waktunya disaat mereka betul-betul membutuhkan datangnya pertolongan Allah.

“Kita yakin akan datangnya pertolongan dari Allah SWT terhadap saudara-saudara kita disana. Maka kita sebagai suadara se-akidah, sesama kaum Muslim hendaknya kita mendoakan mereka dalam doa-doa kita, dalam sholat kita, dalam sholat Tahajud kita agar selamat dari pemerintahan yang dzolim Bashar Assad disana, yang telah membantai umat Islam,” serunya.

…Kondisi saudara-saudara kita disana hingga saat ini sangat memprihatinkan. Sebab mereka hidup dalam gedung-gedung yang runtuh, tanpa listrik dan tanpa makanan. Untuk itu kami mengharapkan do’a dari saudara-saudara kaum muslimin di sini, untuk pertolongan mereka dan keselamatan mereka…

Syeikh As-Suriy juga mengajak kaum Muslimin yang hadir dalam acara pagi tersebut di Solo khususnya, dan umat Islam diseluruh Indonesia dan dunia pada umumnya untuk semampunya membantu saudara-saudara mereka di Suriah, baik berupa do’a, harta, dan jika mampu jiwa dan raganya untuk datang ke Suriah.

“Kondisi saudara-saudara kita disana hingga saat ini sangat memprihatinkan. Sebab mereka hidup dalam gedung-gedung yang runtuh, tanpa listrik dan tanpa makanan. Untuk itu kami mengharapkan do’a dari saudara-saudara kaum muslimin di sini, untuk pertolongan mereka dan keselamatan mereka,” ajaknya.

Terakhir, Syeikh As-Suriy mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kaum muslimin di Indonesia dan lembaga-lembaga sosial yang telah peduli dengan kondisi kaum muslimin di Suriah dengan memberikan dan menghantarkan langsung bantuan kesana.

“Saudara-saudara kita disana mengucapkan jazakallah khoiron, mengucapkan banyak terima kasih kepada kaum muslim di Indonesia yang banyak membantu baik dari segi materi, doa dan bantuan lainnya hingga sekarang. Termasuk kepada Bulan Sabit Indonesia yang banyak membantu disana juga sudah datang. Saudara-saudara kita di Suriah juga mengharapkan selalu do’a-do’a kita yang sholeh,” pungkasnya. [Bekti/ros] Selasa, 30 Apr 2013

 (nahimunakar.com)

(Dibaca 3.816 kali, 1 untuk hari ini)