Hidayatullah.com–Uni Eropa hari Ahad (17/08/2014) malam memutuskan untuk menghentikan impor seluruh produk susu dan ayam dari permukiman-permukiman Yahudi di Tepi Barat, al Quds dan Dataran Tinggi Golan.

Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) dari surat kabar Yahudi Yedeot Aharonot, setelah keputusan Uni Eropa tersebut Israel memutuskan untuk menghentikan semua ekspor produk-produk tersebut setelah pihak Israel menolak memberikan kode produk dari permukiman-permukiman Yahudi.

Yedeot Aharonot menyatakan bahwa Uni Eropa telah meminta pemberian kode khusus bagi produk-produk Zionis yang diproduksi di permukiman-permukiman Yahudi dan setelah menolak melakukan hal tersebut Israel menghentikan semua ekspor Israel dari produk-produk tersebut ke negara-negara Uni Eropa mulai awal bulan September depan.

Tren BDS

Seperti diketahui, pasca serangan penjajah Israel atas Gaza yang menelan korban hampir 2000 orang syahid (insyaAllah) dan  hampir mencapai 10 ribu warga terluka rupanya melahirkan efek simpati dunia yang luar biasa pada rakyat Palestina dan gerakan boiko terhadap produk dukungan Israel. [baca: BDS, Gerakan Boikot yang mulai Mendunia]

Bahkan gerakan global “Boycott, Divestment and Sanctions” atau boikot, divestasi dan sanksi terhadap Israel yang kemudian disingkat BDS nampaknya makin mendunia.

The Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) terhadap rezim Israel dimulai pada Juli 2005 yang didukung lebih dari 170 organisasi Palestina.  Tahun 2007, Komite Nasional Palestina BDS didirikan untuk mengkoordinasikan gerakan global yang terus meningkat ini.*

(Nahimunkar.com)

(Dibaca 350 kali, 1 untuk hari ini)