Hama – Sebanyak 400 pasukan di barisan rezim Suriah dilaporkan tewas dalam pertempuran sepekan terakhir di pedesaan Hama. Pertempuran di wilayah itu kembali memanas setelah Rusia mengerahkan jet tempur untuk mendukung militer Suriah.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, Selasa (13/10), melansir dari sumber di kalangan rezim Suriah, jumlah itu berdasarkan mayat-mayat yang tiba di Rumah Sakit Nasional Hama. Mayat-mayat itu dievakuasi ke rumah sakit pemerintah sejak pertempuran di pedesaan Hama meletus.

Seorang komandan militer Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) di pedesaan Hama, Abu Khalid, mengatakan bahwa dokter-dokter yang bertugas di lapangan mengonfirmasi kedatangan puluhan mobil ambulans tiba di Rumah Sakit Hama. Ambulans-ambulans itu mengangkut puluhan mayat dan korban luka tentara rezim dari front Hama sejak 7 Oktober lalu.

Para staf medis di Rumah Sakit Nasional Hama, yang meminta tidak disebutkan namanya demi alasan keamanan mengatakan bahwa enam hari terakhir pertempuran di Hama mengakibatkan 400 tentara tewas. Mayat-mayat itu sampai saat ini masih berada di rumah Sakit Nasional Hama.

Mereka menunjukkan bahwa dinas intelijen Suriah di Hama mengeluarkan keputusan terhadap RS Hama untuk tidak mendata para korban yang dievakuasi ke rumah sakit itu. Larangan itu berlaku beberapa hari ke depan bagi korban yang datang dari front pertempuran di pedesaan Hama.

Dalam konteks terkait, aktivis lapangan di kota Hama Muhammad mengatakan bahwa milisi Pertahanan Nasional, milisi pendukung Bashar Assad, mengevakuasi banyak anggota yang tewas dalam pertempuran Kamis lalu. Milisi Pertahanan Nasional sengaja diminta untuk membantu pertempuran di pedesaan Hama.

Sebagaimana diketahui, militer Suriah dibantu milisi-milisi pendukungnya baik dari dalam maupun luar meluncurkan operasi merebut wilayah-wilayah strategis di pedesaan Hama pada 7 Oktober lalu. Operasi itu digulirkan beberapa hari setelah Rusia mengumumkan memulai serangan di Suriah.

Meski mendapat tekanan dari darat dan udara, mujahidin Suriah mampu menghadang upaya militer Suriah itu. Di hari pertama, dilaporkan puluhan tank dan kendaraan tempur militer Suriah yang digunakan menyusup ke wilayah mujahidin berhasil di hancurkan.

Sumber: Al-Jazeera
Hunef Ibrahim (Kiblat.Net) via tabayyunnews – Posted on October 14, 2015

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.726 kali, 1 untuk hari ini)