Kabar mengejutkan datang dari Uganda, bahwasanya ada seorang uskup agung yang memutuskan jadi mualaf, dia adalah Martin John Mwaipopo.

 

Martin John memutusan untuk memeluk Islam dan jadi mualaf serta secara resmi meninggalkan agama lamanya yaitu kristen, begitu juga dengan pamornya sebagai seorang uskup agung di Uganda.

 

Dengan tegas Martin John mengumumkan kepada jemaatnya bahwa ia telah menjadi mualaf dan tinggalkan statusnya sebagai uskup agung di Uganda.

 

Pengumuman mengejutkan itu disampaikan kepada para jemaatnya dua hari menjelang hari raya umat kristen, yaitu Natal.

 

Tidak menerima seorang uskup masuk Islam, lantas para jemaatnya sampai memanggil pihak kepolisian setempat untuk mengamankannya.

 

Mau tidak mau Martin harus mengalami momen ditahan polisi beberapa saat, hingga akhirnya diselamatkan oleh Syekh Ahmed, orang yang membimbingnya masuk Islam.

 

Martin tergolong sebagai seorang yang cerdas dalam dunia pendidikan, terbukti ia berhasil meraih gelar doktor.

 

Namun pada saat meraih gelar doktornya, mulai timbul berbagai kegelisahan, satu di antaranya muncul pertanyaan mengenai agama mana yang paling benar.

 

Dari sana lah pencarian akan Islam di mulai, ditambah pada saat itu mantan uskup Uganda itu mendapatkan salinan alquran lalu membuka surat al-ikhlas.

 

Martin ingat betul arti dari surat alquran yang satu itu hingga digunakan pula sebagai bahan untuk simpulan tesis doktoralnya.

 

“Saya tidak peduli apakah mereka memberi saya doktor atau tidak, itu adalah kebenaran dan saya sedang mencari kebenaran,” ungkapnya, dikutip Hops.ID melalui kanal YouTube Cahaya Al Hidayah pada Ahad, 16 April 2022.

 

Untuk memperjelas terhadap agama Islam, Martin sampai harus memanggil seorang profesor dan menanyakan perihal agama yang paling benar.

 

Di luar dugaan, profesor tersebut dengan lantang menjawab bahwa agama Islam lah agama yang paling benar.

 

Tidak hanya itu, ada hal lain yang menjadikan faktor pertimbangan mengapa Martin pada akhirnya mantap memeluk Islam.

 

Saat itu ia bermimpi, dalam mimpinya banyak bermunculan ayat-ayat alquran hingga didatangi pula orang yang mengenakan pakaian putih.

 

Rupanya mantan uskup itu dengan mimpinya tersebut dan membuat keputusan besar dalam hidupnya untuk meninggalkan kristen dan memeluk Islam.

 

“Saya tidak percaya bahwa semua mimpi itu buruk, ada yang memandu anda ke arah yang benar dan yang tidak dan mimpi-mimpi ini khususnya membimbing saya ke arah yang benar pada Islam,” ungkapnya.

 

Setelah resmi menjadi mualaf, Martin kemudian memiliki nama Islami yaitu Abu Bakar John Mwaipopo.***[hops]

[PORTAL-ISLAM.ID] Sabtu, 16 April 2022 Mualaf Story

(nahimunkar.org)