Ustadz Farid Ahmad Okbah


KIBLAT.NET, Jakarta- Serangan yang dilancarkan pemerintah Suriah dan sekutunya di Aleppo turut mengundang perhatian pengamat aliran Syiah, Ust. Farid Ahmad Okbah. Ia mengatakan ulama-ulama Arab merasa sedih atas pembantaian yang terjadi di Aleppo.

“Kalau kita lihat dari jauh, sikap ulama-ulama Arab, para imam, mereka merasa sedih dengan dihancurkanya Aleppo dengan cara-cara yang biadab seperti itu. Karena bagaimanapun Aleppo mempunyai sejarah panjang yang menjadi kekuatan ummat di masa lalu, tapi sekarang dihancurkan,” katanya kepada Kiblat.net pada Rabu (04/03) di Jakarta.

Menurutnya, serangan besar-besaran pemerintah Bashar Assad kepada rakyat sipil dan rumah sakit adalah kejahatan yang luar biasa.

“Apalagi anak-anak menjadi korban, termasuk rumah sakitnya. Bahkan ada kepala rumah sakit ada yang mengatakan, 70 dari kariyawannya yang membantu di rumah sakit pun terbunuh, bahkan dokter andalanya pun terbunuh. Itu kejahatan luar biasa secara kemanusiaan,” imbuhnya.

Apalagi, lanjutnya, kalau bicara anak-anak, jelas dengan agama apapun, pikiran apapun, dengan bahasa apapun, itu merupakan kejahatan yang luar biasa.

“Makanya bagaimana tinggal ada sikap umat Islam di dunia ini untuk menyikapi Bashar Assad dengan Rusia yang melakukan perbuatan biadab seperti itu,” tegasnya.

Ustadz Farid juga menghimbau kepada umat Islam Indonesia untuk melakukan qunut nazilah demi membantu rakyat Suriah yang terzalimi.

“Paling tidak umat Islam diserukan untuk qunut nazilah di Indonesia sebagai pembelaan atas saudara kita yang sedang mengalami penderitaan di Aleppo,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy

Sumber: kiblat.net

(nahimunkar.com)

(Dibaca 814 kali, 1 untuk hari ini)