Ujian Disertasi Firanda Andirja di UIM Madinah, Ahad (25/9 2016)/ foto mslmtdy/ Ahmad Anshari

ust-firanda-andirja

Firanda Andirja/ foto yufid

Dengan disertasi “Membantah Argumen Para Pengusung Pluralisme Agama…” itu Ustadz Firanda Andirja meraih gelar doktor jurusan aqidah di Universitas Islam Madinah, Ahad 23 Zulhijjah 1437H/ 25 September 2016.

Ust. DR. Firanda Andirja, MA., berhasil mempertahankan disertasi doktoralnya dalam sidang pagi sampai siang (Ahad, 25/9 2016) di Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah dengan hasil: Mumtaz ‘Ala Darajah Syaraf Al ula (Cumlaude Summa Cumlaude).

Moslemtoday.com mengutip Ahmad Anshari memberitakan, Ust Firanda putra Indonesia yang dikenal biasa tampil mengajar di Masjid Nabawi Madinah (dengan bahasa Indonesia) ini berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul :

نقض استدلالات دعاة التعددية الدينية بالنصوص الشرعية

((Membantah Da’i-da’i Pluralisme yang Berdalil dengan Al-Quran dan As-Sunnah))

Dengan dosen pembimbing :
Dr. Abdulmajid Masy’abi

Dosen penguji :
Prof. Dr. Mahmud Qodah
Dr. Manshur al Hujaili

-Hafidzohumullah-

Syaikh Prof. Dr. Mahmud Qodah -hafidzohullah- saat sidang disertasi itu mengungkapkan, Indonesia negeri ahlussunnah dengan mazhab fikihnya Syafi’iyyah. Indah buminya indah penduduknya. Islam masuk ke negeri ini tanpa peperangan. Namun keberadaan syiah, pendakwah Liberal dan pluraris, menodai keindahan negeri ini.

Demikian disarikan secara makna dari ungkapan Syaikh Prof. Dr. Mahmud Qodah -hafidzohullah- saat sidang disertasi Ustadz Firanda.

Subhanallah, semoga Allah memberkahi ilmu yang telah didapat oleh ustadz Firanda Hafidzahullah dan bisa segera pulang ke Indonesia.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.995 kali, 1 untuk hari ini)