Ilustrasi


Ulama dan tokoh masyarakat Jakarta agar mengedukasi bahwa memilih pemimpin kafir adalan bentuk kekufuran.

Ustad Bachtiar Nasir menegaskan, bahwa Pilkada bagi umat Islam khususnya di Jakarta adalah bagian dari perjuangan Islam. “Memperjuangkan pemimpin Muslim di Jakarta, menurut para ulama adalah bagian dari jihad Islam,” kata Ustad Bachtir pada Muzakarah Ulama dan Tokoh untuk Kepemimpinan DKI Jakarta di Masjid Al-Azhar, Jakarta, pekan lalu.

Menurut juru bicara Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) ini, gubernur Basuki Tjahadja Purnama alias Ahok adalah musuh bersama mayoritas ulama di Jakarta. Oleh karenanya  tidak pantas dipilih untuk menjadi  gubernur mendatang karena banyak catatan, mulai dari soal moral sampai masalah hukum, itu selain dari sisi ideologi.

 “Para ulama harus menghimbau agar pemimpin partai Islam pendukung Ahok menyadari dengan mereka mengusung Ahok berarti bersedia menjadi kelompok yang bersebarangan,” tegas Bachtir dengan lantang di hadapan peserta muzakarah ulama.

Ustad Bachtiar juga menuntut kepada partai Islam dan berbasis massa Islam untuk memperjuangkan hak-hak politik umat Islam yang sudah mempercayakan mereka membangun kekuatan politik dan menjadi konstituen bagi partai Islam. “Ulama dan tokoh masyarakat Jakarta agar mengedukasi umat Islam bahwa memilih pemimpin kafir adalah bentuk kekufuran,” tukasnya.

Sumber : mysharing.co – Sri Sugiarti on 15/08/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.390 kali, 1 untuk hari ini)