SOLO (Panjimas.com) – Pakar aliran sesat, Ustadz Hartono Ahmad Jaiz mengatakan perkembangan aliran sesat di Indonesia sulit untuk di hadang. Meski demikian dia meminta umat Islam tidak kendur dalam berjuang menjaga kemurnian aqidah Islam.

Disela mengisi kajian di Hotel Aziza, Pasar Kliwon, Solo, Ustadz Hartono menyayangkan pemerintah tidak mengambil tindakan tegas terhadap aliran sesat Ahmadiyah dan Syiah.

“Seperti Lia Eden dan orang yang mengaku Nabi palsu itu bisa dipenjarakan. Tetapi seperti Ahmadiyah, Syiah dan kelompok sesat yang sudah memiliki kelompok yang besar sulit untuk di proses,” katanya, Ahad (29/10/2017).

Ustadz Hartono menyayangkan adanya ketidak sepakatan Ulama yang duduk di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Seharusnya mereka sudah mengeluarkan fatwa kesesatan Syiah yang menyimpang dari rukun Islam ahlus sunah wal jamaah.

“Mestinya Majelis Ulama tidak perlu ragu-ragu menfatwakan sesatnya Syiah. Kalau keluar fatwa Syiah sesat, insyaAllah masyarakat semakin yakin dan paham Syiah itu sesat,” ujarnya.

Hal itu dimaksudkan pihak kepolisian dalam bertindak memiliki dasar hukum. Ustadz Hartono meminta umat Islam terus mendesak MUI untuk mengeluarkan fatwa sesat Syiah.

“Jika mereka menggelar acara, aparat mendapat laporan masyarakat dan ada dasar hukumnya maka bisa ditindak. Untuk itu umat Islam harus mendesak lafal fatwa sesat Syiah,” pungkasnya. [SY]

Sumber: Panjimas/ mediadakwahislam.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 383 kali, 1 untuk hari ini)