JAKARTA, – Ketua Dewan Pembina Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) berpesan kepada Presiden dan Wakil Presiden RI Jokowi-JK mengklarifikasi Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Susi Pudjiastuti.
“Kami memberi apresiasi atas kehati-hatian Jokowi-JK menggunakan haknya dalam memilih struktur kabinet 2014-2019. Atas dasar kehati-hatian, kami bermaksud melakukan klarifikasi terhadap salah satu tokoh yang dipanggil ke istana atas nama Susi Pudjianstuti (SP) yang ditetapkan sebagai Menteri KP,” kata Ketua Dewan KNTI, Riza Damanik kepada citraindonesia.com, melalui pesan elektronik, Minggu (26/10/2014).
Lanjut Riza, menurut informasi yang didengarnya, menteri tersebut tidak melunasi pinjaman dari ‘Mina Mandiri’ ke Bank Indonesia sebesar Rp34 miliar; juga mendengar tidak transparan dalam mengelola dana bantuan korban tsunami bagi masyarakat Pangandaran.” tandasnya.

“Berdasarkan informasi yang kami baca di sejumlah media, bahwa menteri tersebut bersuamikan Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman. Tentu hal setiap manusia menikah dengan siapa pun pilihannya. Namun, berlaku lazim, seperti di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) seorang diplomat yang menikah dengan WNA maka gugurlah posisinya sebagai diplomat atas dasar prinsip kerahasiaan negara dan kehati-hatian,” jelasnya.

Hal ini memang lanjut Riza, bahwa justru hal itu menjadi pertanyaan besar bagi banyak pihak.
“Hal serupa kami mohon klarifikasi Jokowi-JK, bagaimana kerahasiaan negara kita dengan keberadaan menteri yang bersuamikan WNA,” ujarnya penuh tanda tanya.
Selain itu, Riza mempertanyaan bagaimana kejelasan menteri tersebut dalam membayar upah tenaga kerjanya.
“Semoga surat yang sifatnya klarifikasi ini dapat digunakan untuk menghasilkan kabinet bekerja, tentunya sesuai dengan visi dan misi Jokowi-JK dalam membangun Indonesia Hebat,” tegasnya.
Seperti diketahui bahwa Presiden Jokowi sore ini resmi menunjuk Susi Pujiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014- 2019.
Namun sejauh ini Susi Pujiastuti belum dapat dikonfirmasi atas aspirasi KNTI tersebut. (pemi) CITRAINDONESIA.COM, October 26 18:30 2014

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.132 kali, 1 untuk hari ini)