UU Cipta Kerja Bolehkan Karyawan Asing Jadi Supervisor-Direktur Personalia


UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menghapus sejumlah pasal di UU Ketenagakerjaan. Salah satu yang dihapus dalam omnibus law itu soal larangan tenaga kerja asing (TKA) mengurusi personalia dan jabatan tertentu.

Larangan TKA mengurusi personalia tertuang dalam Pasal 46 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pasal 46 berbunyi:

 

(1) Tenaga kerja asing dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan/atau jabatan- jabatan tertentu.

(2) Jabatan-jabatan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Keputusan Menteri

 

Pasal 46 UU Ketenagakerjaan kemudian dikuatkan dalam peraturan turunannya, yaitu Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 40 Tahun 2012.

 

Di Keputusan itu ditegaskan lagi 18 larangan posisi diduduki TKA, yaitu:

1. Direktur Personalia

2. Manajer Hubungan Industrial

3. Manajer Personalia

4. Supervisor Pengembangan Personalia

5. Supervisor Perekrutan Personalia

6. Supervisor Penempatan Personalia

7. Supervisor Pembinaan Karir Pegawai

8. Penataan usaha Personalia

9. Kepala Eksekutif Kantor

10. Ahli Pengembangan Personalia dan Karir

11. Spesialis Personalia

12. Penasihat Karir

13. Penasihat Tenaga Kerja

14. Pembimbing dan Konseling Jabatan

15. Perantara Tenaga Kerja

16. Pengadministrasi Pelatihan Pegawai

17. Pewawancara Pegawai

18. Analis Jabatan

19. Penyelenggara Keselamatan kerja

 

Dalam UU Cipta Kerja yang dikutip detikcom, Selasa (3/11/2020), Pasal 46 tersebut dihapus. Di halaman 537 disebutkan:

 

8. Pasal 46 dihapus.(dtk)

Gelora News

3 November 2020

(nahimunkar.org)

(Dibaca 114 kali, 1 untuk hari ini)