TULUNGAGUNG—Rentetan teror bom di Surabaya, Jawa Timur nampaknya berimbas munculnya sikap phobia terhadap perempere bercadar.

Di Tulungagung, Jawa Timur dengan alasan tak ingin kecolongan seorang perempuan bercadar sempat diamankan pihak kepolisian di terminal Gayatri. Sontak, hal ini sempat mengundang perhatian penumpang bus lainnya.

Seperti dikutip dari Radio Patria, Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar membenarkan pihaknya sempat mengamankan perempuan itu untuk dimintai keterangan.

Namun menurutnya, setelah diinterogasi oleh petugas, ternyata perempuan bercadar itu merupakan santri di salah satu pondok pesantren di Tulungagung.

Kemudian santriwati bercadar itu juga sempat hendak diantar pulang oleh polisi, namun menolak ajakan petugas itu.

AKBP Tofik juga telah mengkonfirmasi pengasuh pondok pesantren terkait dan memastikan perempuan bercadar itu adalah betul santrinya.

Simak videonya:

* [Syaf/voa-islam.com]

(nahimunkar.org)

(Dibaca 94 kali, 1 untuk hari ini)