AntiLiberalNews – Pada Sabtu (7/5/2016), Tim Syria Care-Malaysia berkesempatan bertemu dengan Syaikh Kiraiyyim Rajih, pakar Ilmu Qira’at Negeri Syam.  Saat itu, relawan bertanya kepada beliau tentang Mufti Suriah Ahmad Badreddin Hassoun yang diklaim kaum Syiah taqiyyah sebagai Sunni mengikuti Imam Syafi’i dan turut berjihad membela rakyat Suriah.

Mendapati pertanyaan itu, Syaikhuna mengubah posisi duduknya, wajahnya pun tiba-tiba berubah, memandang lebih lebar, bicaranya menjadi lebih lantang. Ia pun menjawab, “Kita berada dalam majelis yang baik ini, mengapa nama itu harus disebutkan?”

“Hassoun? Siapa Hassoun itu? Dia ini orang yang sangat jahat,” jawab Syaikh sambil berusaha mengonfirmasi pertanyaan.

Penerjemah memperjelas, “Ia (relawan) ingin bertanya apakah dia Sunni atau Syiah.”

Syaikh melanjutkan jawabannya, “Dia ini (Hassoun) dalam sekali waktu dia Yahudi, juga Kristen, juga Syiah, juga Alawiyah, juga Mutazilah, juga Jahmiyah…. Dia ini tidak punya “warna asli”, dia berganti kulit sesuai keadaan.”

“Dia di kalangan yang paling sesat di kalangan mahluk Allah Subhanahu wa ta’ala,” tegasnya.

Menguatkan jawabannya, Syaikh Rajih berkata, “Dia (Hassoun) pernah datang kepadanya.”

Berikut video wawancara Tim Syria Care-Malaysia bersama Syaik Rajih.

Sebelumnya Ahmad Abdreddin Hassoun telah memfatwakan agar tentara rezim menghancurkan Aleppo.

Red: Adiba Hasan/antiliberalnews.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.700 kali, 1 untuk hari ini)