.

 

BOGOR, – Terungkap sudah siapa ulama yang menjadi pemeran utama pria dalam video porno yang menghebohkan di Bogor. SSJ ternyata menunjuk kepada Saeful Sardi Jayadi. Laki-laki paruh baya tersebut diketahui menjabat sebagai Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Bogor.

Dari penelusuran bogorpos.com, Saeful dilantik sebagai ketua BAZ Kabupaten Bogor oleh Bupati Bogor, Rachmat Yasin pada tanggal 15 Desember 2011.

Selain sebagai Ketua BAZ, Saeful juga dikenal sebagai Ketua DKM Mesjid Baitul Faizin, dan pengurus MUI setempat.

Sementara itu, dua wanita yang menjadi lawan main Saeful terindikasi sebagai mirip IK dan TI. Warga seputaran Cisarua mengenal IK sebagai warga Desa Kopo, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru honorer di sebuah SD Negeri, dan TI diketahui sebagai warga Desa Cibeureum, dan bekerja sebagai guru honorer TK. / BOGORPOS.COM Thursday, 13 March 2014 Reporter : Andri Suparman

 ***

MUI Bogor Copot Jabatan SS, Aktor Video Mesum

Jumat, 14 Maret 2014 – 16:08:41 WIB

Reporter: redaksi

BERITAENAM.COM, BOGOR- Masya Allah, dunia memang sudah mau kiamat. Ketua dewan kemakmuran masjid (DKM) dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bogor, ‘membintangi’ film porno.

Tapi itulah yang dilakukan SS. Karenanya MUI perwakilan wilayah Bogor mengambil tindakan tegas . SS dipecat dari jabatan di bidang komisi hubungan luar negeri MUI, ketua DKM Baitul Faizin (masjid raya Kabupaten Bogor) dan Ketua BAZIS Bogor.

“Semua jabatan yang melekat pada dia dicopot. Dia telah mencoreng MUI dan umat Islam dengan kotoran,” kata Ketua MUI Bogor KH Dr Mukri Aji  dengan nada keras Jumat (14/3/2014).

Selain itu,  MUI juga akan melakukan pemeriksaan keuangan sejumlah masjid dan lembaga zakat yang dipegang SS. “Jangan sampai ekonomi umat hancur dibuatnya,” tutur Mukri.

Informasi soal video itu didapatkan dari pengurus MUI di Cisarua, Puncak, Bogor. Berbekal itu sejak pekan lalu MUI melakukan penyelidikan dan investigasi. Hasilnya ternyata benar, pemeran di video itu SS dan dua guru PAUD R dan T.

“Ini kesalahan oknum ulama, bukan institusi,” terang Mukri.

Sebelum melakukan tindakan pemecatan, MUI sudah melayangkan pemanggilan pada SS.  Namun yang bersangkutan tak datang hingga akhirnya setelah melakukan rapat para ulama, diambil keputusan tegas pada SS. Video dalam bentuk CD ini menyebar di kawasan Bogor sejak sebulan lalu.

Sementara itu Polres Kota Bogor sudah bergerak. Dua perempuan pemeran video itu R dan T sudah dipanggil.

“Kita baru memeriksa ‘aktrisnya’. Dalam waktu dekat kita panggil SS dan keluarganya,” kata Wakapolres Bogor, Kompol Ferry Irawan, kepada wartawan.

Ferry mengaku pihaknya masih mendalami tersebarnya video tersebut ke masyarakat dan akan memburu pekakunya. “Akan diketahui motifnya nanti setelah ada yang ditetapkan tersangka,” kata Ferry. (kh)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 11.837 kali, 1 untuk hari ini)