JAKARTA–Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor ngotot bahwa yang dibakar anggota Banser Garut pada peringatan Hari Santri Nasional 2018 adalah bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Kengototan GP Ansor ini tak juga luntur meski banyak pihak sudah mengeluarkan pendapat, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahwa yang dibakar Banser bukan bendera HTI, melainkan bendera tauhid.

Praktisi hukum dari LBH Pelita Umat, Ahmad Khozinudin, SH mengatakan sebetulnya mudah saya membantah kengototan GP Ansor. Yakni mereka bisa mengecek AD/ART dan juga mengecek ke Dirjen HAKI.

Seperti apa penjelasannya? Berikut videonya:

*[Syaf / voa-islam.com]

(nahimunkar.org)

(Dibaca 339 kali, 1 untuk hari ini)