JAKARTA (voa-islam.com) – Terbongkarnya penculikan dan penganiayaan berdarah oleh preman sesat syiah pada Ustadz Ali Syaifurrohman berbuntut panjang dengan terungkapnya kebohongan syiah dan kejahatan menggunakan sihir untuk memperdaya korbannya.

Pasalnya meski Ustadz Ali sudah dilarikan ke IGD RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, upaya-upaya pembunuhan dan sihir tetap dilakukan bahkan dengan menyuntikkan cairan berisi sihir pada Ustadz Ali. Hal ini terungkap dari penuturan Ustadz Nurrudin Al Indunisy, yang akrab disapa Ustadz NAI, saat meruqyah Ustadz Ali di IGD RS Polri Kramat Jati, Selasa (7/7) kemarin.

Ustadz NAI segera ke lokasi di RS Polri untuk menjenguk Ustadz Ali yang sudah keluar dari Syiah ini. Ustadz NAI menuturkan, “Setelah mendapat kabar penganiyaan Ustadz. Ali Syaiufurrohman, saya langsung menuju lokasi dan disana ada beberapa orang dan pers. Saya disana menyimak semua hingga adzan dzuhur berkumandang. Lalu kami meninggalkan beliau dan selepas dzuhur di masjid samping RS Polri Kramat Jati saya kembali ke lantai 4 dan yang jenguk sudah membludak ditambah penjagaan ketat dari majlis mujahidin. Pers dan public dilarang masuk.” jelasnya melalui Whatsapp.

Berikut penuturan lengkap Ustadz Nurrudin Al Indunisy, Praktisi Ruqyah, Founder Rehab Hati Foundation dan motivator Islami:

“Setelah mendapat kabar penganiyaan ust. Ali Syaiufurrohman, saya langsung menuju lokasi dan disana ada bberapa orang dan pers, 30 menit kemudian beliau (ust. Ali) dipindah ke lantai 1 dan ruangan semakin dijaga ketat karena kami tidak tahu mana lawan mana kawan. Dan kondisi beliau semakin melemah. Saya dan rekan dari forum Seruan Al Haq mau pamit pulang. Kedua kalinya saya memegang bahu beliau dah mendo’akan beliau dengan kalimat yang diucapkan nabi kepada orang sakit:

“Allahumma robbannas isfi wa anta syafii laa syifaan illa syifa’uk syifaan la yughodiru sakomaa”. Tubuh beliau bergetar. Saya minta izin kepada beliau untuk membacakan al Falaq dan an Nass untuk perlindungan dan beliau mengangguk. Dan saat dibacakan tubuh beliau terguncang.

“Tangan bagian mana yang disuntik sama mahluk-mahluk syiah itu?” Tanya saya. Dan beliau menunjukan bahu kanan dengan telunjuknya.

Saya menyentuhnya dan membacakan ayat ruqyah. Dan beliau muntah darah hitam encer. Proses ruqyah saya hentikan sambil menahan beliau untuk duduk.

Dan saya tanya; “Apa yang antum rasa?”

“Ada yang tarik” katanya sambil menunjuk jari telunjuk tangan kanan. Dan saya meruqyah tangan kanannya dengan usapan. Dan beliau bergerak seakan mau memukul atau seperti terdorong sesuatu dari jasadnya keluar menuju tangan kanannya (lihat video di detik akhir).

Setelah itu ia melemas. Tanda syaitan sihir keluar. Dan saya bertanya kepada beliau. Dia tidak menjawab. Namun bbrapa saat kemudian ia berkata; “Al mahdi” bibir beliau bergetar sepertinya antara sadar dan tidak.

Saya kemudian membacakan bbrapa ayat ruqyah hingga beliau lemas dan nyaman. Dan sadar sepenuhnya. Alhamdulillah, semua adalah pertolongan Allah di ramadhan ini.

Selanjutnya saya menitipkan kepada para mujahidin untuk memberi beliau air ruqyah yg dicampur garam dan dibacakan surah al Kafiruun sebagaimana Rasulullah sholallahu alaiyhi wa sallam dahulu lakukan.

Untuk apa saya beritakan hal yang membahayakan jiwa saya sendiri ini?

Agar tidak ada lagi, atau setidakya semoga menjadi hikmah besar bagi kaum muslimin muslimah diseluruh nusantara dan dunia. Tidak mungkin jiwa manusia yang hanif beraqidah syi’ah kecuali tersihir. Tidak mungkin manusia mencaci maki Aisyah radhiyallahu anha dan para sahabat yang mulia dihadapan Allah kecuali setelah jiwanya disihir.

Ust. Ali, adalah Da’i mantan syiah yang sudah taubat. Jadi racun sihir dan syaitan dalam darah yang keluar saat diruqyah itu bisa disebabkan sihir terdahulu (saat beliau memeluk aqidah syiah atau sihir suntikan kemarin).

“Ust. Ali, adalah da’i mantan syiah yang sudah taubat. Jadi racun sihir dan syaitan dalam darah yang keluar saat diruqyah itu bisa disebabkan sihir terdahulu (saat beliau memeluk aqidah syiah atau sihir suntikan kemarin)”.

Semoga Allah menjaga kita, melaknat syiah yang terkutuk dan mematikan kita semua dalam keadaan khusnul khatimah atau syahid. Semoga Allah menjaga kita dari kematian yang hina atau dihinakan musuh. Barokallahufiik.

Demikian penjelasan Ustadz Nurrudin sekaligus membantah dugaan dan fitnah preman syiah yang menyatakan Ustadz Ali diculik karena masalah hutang piutang dan dianggap bukan dai Syiah, padahal Ustadz Ali adalah dai Syiah yang taubat dan memilih jalan Islam Ahlu Sunnah Wal Jamaah. [adivammar/voa-islam.com]

http://voa-islam.com/read/intelligent/2015/07/08/38070/video-waspada-syiah-gunakan-sihir-jin-dan-kekerasan-pada-ustadz-ali-syaifurrohman/#sthash.EVdGkNT

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.788 kali, 1 untuk hari ini)