Seorang tentara Zianis masuk ke dalam kamp militer, mengambil sejenis peluru kemudian langsung menembak Abdurrahman yang hanya berjarak 10 meter

Hidayatullah.com–Sebuah video amatir berdurasi dua menit dan 22 detik, diunggah kantor berita The Palestinian Information Center (PIC) merekam kejadian singkat terbunuhnya Abdurrahman Dabbagh (15 th).

Remaja Palestina yang baru berumur 15 tahun ini tewas oleh serangan bom Tentara Zionis yang membuat gosong kepalanya di Mukhayyam Al-Bariij, tengah Jalur Gaza.

Abdul Qadir Al-Mabhuh (28) tahun, saksi mata yang juga teman dekat dari korban mencerikatan kronoligi kejadian yang berlangsung singkat itu kepada PIC, Selasa (15/11/2016).

Abdul Qadir dan Abdurahman bukan pertama kalinya melakukan aksi protes secara damai, dengan menyuarakan penolakan mereka terhadap segala bentuk penjajahan langsung di hadapan para penjajah. Namun, dia tidak pernah menyangka, bahwa protes kali ini akan dibalas dengan pembunuhan yang sangat keji.

Menurutnya, Abdurrahman di barisan terdepan melakukan aksi bersama puluhan teman-temannya di depan Kamp Militer Zonis di perbatasan Mukhayyam Al-Bariij.

Menanggapi penolakan tersebut, seorang tentara Zianis masuk ke dalam kamp militer, mengambil sejenis peluru kemudian langsung menembak Abdurrahman yang hanya berjarak 10 meter.

Seketika Abdurrahman tersungkur dan sekujur kepalanya terbakar dengan api yang berkobar.

Histeris dan pekikan takbir pun menggema hebat dari puluhan pemuda tersebut, mereka berbodong-bondong mendekati korban hendak menolongnya.

“Tapi Zionis berteriak menyuruh kami menjauh, saya mencoba mendekat kembali, Zionis memberondong ke arah saya 15 peluru,” terang Abdul Qadir.

Lima menit lamanya api membakar kepaala Abdurahman, barulah Zionis membiarkan teman-temannya mendekatinya yang sudah tidak lagi bernyawa. Jasadnya yang mulia pun digotong dengan pekikan takbir, tasbih, istirja’ dan jargon-jargon perjuangan lainnya.*/MR Utama

Video:

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

SUmber: hidayatullah.com/ Ahad, 20 November 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.629 kali, 1 untuk hari ini)