Viral Cowok Tertular Herpes Gara-gara Ciuman Pas Kencan, Endingnya Si Cewek Digugat Rp 2 Miliar

 

Ilustrasi Penderita Herpes (Foto: Istimewa)

 

JAKARTA – Nasib apes dialami seorang cowok bernama Martin Ashley Conway. Alih-alih happy ending, kencan perdananya dengan seorang perempuan justru berujung petaka.

Pria 45 tahun itu tertular virus herpes usai berciuman dengan wanita yang dikencaninya usai berkenalan di situs online.

Merasa dirugikan, Martin pun menggugat wanita itu. Tak tanggung-tanggung, ia meminta ganti rugi lebih dari 130 ribu poundsterling atau setara Rp 2,3 miliar.

Dilansir dari Daily Star, Kamis, 18 Juni 2020, Martin mengaku trauma lantaran kejadian itu. Hidupnya jadi kacau usai tertular herpes.

Cowok asal London itu pun bercerita. Rasa sakit mulai dialaminya beberapa hari setelah kencan. Awalnya, ia mengalami flu, sariawan hingga mendapat serangan panik sampai harus dibawa ke rumah sakit.

Usai mengalami itu semua, Martin memutuskan untuk menggugat teman kencannya yang bernama Jovanna Lovelace.

“Lovelace harus membayar ganti rugi karena menginfeksi saya dengan penyakit yang telah merusak kehidupan pribadi dan profesional saya,” kata Martin.

Menurut Martin, seharusnya Jovanna memberitahu dirinya tentang penyakit yang diderita. “Setelah kami berciuman, dia baru memberitahu sedang menderita herpes,” ujar Martin.

“Saya kesal, marah, dan sangat bingung. Saya menginginkan keadilan dan saat itulah saya memutuskan untuk mengambil tindakan hukum terhadap dia atas penyakit yang disebabkannya,” lanjutnya.

Penulis

 Puri Yuanita

 –

MATA INDONESIA, 18 Juni 2020, 20:02

***

Arsip berita berikut ini pantas disimak Kembali.

***

Menjijikkan!! 110 juta Warga Amerika Mengidap Penyakit Seksual Menular


Posted on 17 Februari 2013

by Nahimunkar.com

 

 

WASHINGTON– Petaka besar menghantui negara adidaya Amerika Serikat (AS). Saat ini, terdapat lebih dari 110 juta warga AS yang mengidap penyakit seksual menular yang menjijikkan. Setiap tahun muncul hampir 20 juta kasus baru penyakit menular seksual yang menjangkiti negeri kiblatnya kaum liberal itu.

Menurut laporan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS, sebagaimana dilansir Huffington Post pekan ini, hampir setengah dari mereka yang terjangkit berusia antara 15 hingga 24 tahun. Laporan CDC menunjukkan saat ini total ada 110.197.000 kasus penyakit menular seksual di AS, baik yang sudah lama atau baru terjangkit.

Penyakit human papillomavirus atau HPV, virus yang bisa memicu kanker, mencakup 71 persen dari jumlah penderita. Sisanya adalah penyakit HIV, syphilis, gonorrhea, hepatitis B, chlamydia, trichomoniasis dan herpes.

…Ada 110.197.000 kasus penyakit menular seksual di AS. Setiap tahun ada 20 juta kasus baru penyakit menular seksual yang menjangkiti warga AS…

Ahli di CDC yang melakukan penelitian ini, Catherine Lindsey Satterwhite, mengatakan bahwa epidemi penyakit menular seksual di AS sangat parah. Penemuan ini, ujarnya, didasarkan pada dua studi baru yang dipublikasikan oleh jurnal “Penyakit Menular Seksual”.

Dalam studi itu ditemukan bahwa kasus terbanyak terjadi tahun 2008, sebanyak 19,7 juta kasus baru. Terbanyak kedua adalah tahun 2000, sebanyak 18,8 juta kasus baru. Studi ini juga menunjukkan kerugian masyarakat untuk pengobatan penyakit ini yang mencapai hampir US$16 miliar atau sekitar Rp 154 triliun.

…Kerugian masyarakat untuk pengobatan penyakit ini mencapai hampir US$16 miliar atau sekitar Rp 154 triliun…

Penyakit yang paling mahal untuk diobati adalah Chlamydia yang mengharuskan para pasien merogoh kocek sekitar US$742 miliar per tahun. Gonorrhea yang semakin kebal obat juga menjadi ancaman nyata di AS saat ini. Selain itu, AS tengah mengalami kekurangan antibiotik dan ahli di bidang ini.

Satterwhite mengatakan, saat ini yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ini adalah dengan menahan diri. Jika ada gejala penyakit seksual, ujarnya, segeralah melakukan pengujian agar bisa diatasi secepatnya. [taz/viv] (voa-islam.com) Ahad, 17 Feb 2013

***

Benarlah ancaman adzab terhadap merajalelanya perzinaan.

Zina itu sangat membahayakan bagi manusia pada umumnya, baik di dunia maupun di akherat. Karena ancaman adzab bukan hanya di akherat, namun di dunia pula.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong maka sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka ketetapan (adzab) Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim dia berkata shahih sanadnya, dan Al-baihaqi, menuru Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib 1859 adalah hasan lighairihi).

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« مَا نَقَضَ قَوْمٌ الْعَهْدَ قَطُّ إِلاَّ كَانَ الْقَتْلُ بَيْنَهُمْ وَلاَ ظَهَرَتِ الْفَاحِشَةُ فِى قَوْمٍ قَطُّ إِلاَّ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْمَوْتَ وَلاَ مَنَعَ قَوْمٌ الزَّكَاةَ إِلاَّ حَبَسَ اللَّهُ عَنْهُمُ الْقَطْرَ ».

Dari Abdullah bin Buraidah dari ayahnya, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Tidaklah suatu kaum merusak janji sama sekali kecuali akan ada pembunuhan di antara mereka. Dan tidaklah perzinaan nampak di suatu kaum kecuali Allah akan menguasakan kematian atas mereka, dan tidaklah suatu kaum menahan zakat kecuali Allah akan menahan hujan dari mereka. (HR Al-Hakim, ia berkata shahih atas syarat Muslim, dan riwayat Al-Baihaqi, menurut Al-Albani shahih lighairihi dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib nomor 2418).

عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا لَمْ يَفْشُ فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَإِذَا فَشَا فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَيُوشِكُ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعِقَابٍ

Dari Maimunah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama di antara mereka tidak bermunculan anak hasil zina, jika anak hasil zina telah bermunculan di antara mereka, maka dikawatirkan Allah akan menghukum mereka semua.” (HR Ahmad 25600 sanadnya hasan, menurut Al-Albani hasan lighairi dalam shahih At-Targhib wat-Tarhib no 2400).

 

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 712 kali, 1 untuk hari ini)