[portalpiyungan.com] Pada Kamis (16/6/2016), DPP Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Kompas grup terkait pemberitaan kasus razia di Serang yang dinilai tendensius, memojokkan umat Islam, dan memusuhi Perda Syariah.

Dari DPP FPI yang mendatangi Kompas sekitar 15 orang pengurus, plus 5 Laskar. Diantaranya: H. Munarman, SH (Sekum), Ustdzh Luluk

(MPI), KH. Awit, dan lainnya

“Kompas berulang-ulang begitu. Kami datang kesini mewakili publik. Mereka marah betul (terhadap pemberitaan Kompas). Tapi saya lihat kalau kemarahan tidak disalurkan maka repot memendam bara api dibawah. Saya inisiatif, sudah kita komunikasi saja. Bahwa saya tidak komunikasi lewat SMS, karena menghindari fitnah. FPI datang kesini saja dihina, kasih nasi kotak, kasih THR. Menghina sekali komunikasi seperti itu. Menganggap FPI pengangguran, miskin, tukang recok…,”

Demikian disampaikan Munarman, SH, advokat mantan ketua umum YLBHI ini. (Menit 39).

Berikut video Full durasi 1 jam 24 menit, jalannya Dialog Antara FPI dengan Kompas.

Sumber: portalpiyungan.com/Sabtu, 18 Juni 2016 

(nahimunkar.com)

(Dibaca 725 kali, 1 untuk hari ini)