Dihadiri Ribuan Jamaah, Acara GISS di Tasikmalaya Sukses Digelar

NUSANEWS – Meski diterpa isu akan dibatalkan namun tabligh akbar sekaligus deklarasi Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) di Masjid Agung Tasikmalaya, Ahad (2/9/2018) sukses digelar. Ribuan jamaah hadir memenuhi ruang utama dan pelataran masjid.

Acara yang dinantikan umat Islam di Tasikmalaya dan sekitarnya itu dihadiri sejumlah tokoh Islam diantaranya KH Cholil Ridwan, KH Muhammad al Khaththath, Ustaz Muhammad Hijrah Dahlan dan lainnya.

Deklarasi dipimpin oleh Koordinator Nasional GISS KH Muhammad al Khaththath yang diikuti seluruh jamaah yang hadir. Ada tiga poin yang terkandung pada deklarasi GISS.

Pertama, umat Islam diminta bertekad melaksanakan salat subuh berjamaah secara istiqomah. Kedua, umat Islam diminta untuk terus mengajak keluarga, saudara, tetangga, dan temannya untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid.

“Dan yang ketiga, kita bertekad dan bercita-cita bahwa kedepan shalat subuh di Indonesia seperti shalat Jumat,” ungkap Ustaz al Khaththath.

Dengan tiga poin tersebut, jika dilaksanakan dengan baik dan kompak oleh seluruh umat Islam, menurut Ustaz al Khaththath hal itu akan membawa keberkahan baik untuk pribadi, masyarakat, bangsa dan negara. “Sesuai dengan mottonya kita ingin gerakan GISS ini bisa mewujudkan Indonesia yang berkah aman dan sentosa,” harapnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

 ***

Panitia Gerakan Salat Subuh Diancam ‘Palu Arit’

[MILENIAL.CLUB] CIHIDEUNG – Panitia kegiatan Gerakan Indonesia Salat Subuh (GISS) Tasikmalaya yang dilaksanakan di Masjid Agung pada Minggu (2/9/2018) mendapat SMS ancaman.

“Saya dapat SMS berisi ancaman. Kalau kegiatan GISS bermuatan politik akan dibubarkan. Akhir pesannya, diakhiri dengan salam palu arit,” ujar Koordinator GISS Tasikmalaya Ustaz Ahmad Al Hafiz kepada wartawan saat dijumpai di Jalan Terusan BCA, Jumat (31/8/2018).

Nomor tersebut ketika dihubungi aktif. Hanya saja tidak ada menerima satu pun panggilannya. Pesan singkat pun tidak direspons. “Saya telepon, SMS tidak ada jawaban. Sekarang malah WhatsApp saya ada yang memblokir. Kemudian di grup WhatsApp, nomor saya malah mengirim pesan bahwa acara minggu nanti (GISS, Red) batal,” keluhnya.

“Saya sendiri tidak bisa mengakses WhatsApp pribadi saya. Tiba-tiba saat pertemuan malah mengirim pesan tanpa kendali saya dengan kalimat kegiatan batal dilaksanakan,” sambung Ahmad.

Kegiatan Gerakan Indonesia Salat Subuh ini diisi KH Cholil Ridwan, Eggi Sujana dan sejumlah pemateri lain dalam memeriahkan kegiatan yang dimulai Sabtu hingga Minggu (1-2 September) itu.

“Kita akui yang mengikuti GISS itu banyak dari alumni 212. Namun kegiatan ini di masjid. Panitia menekankan terhadap narasumber dan semua pihak yang hadir tidak membahas soal kampanye

Sumber: Koran RADAR TASIKMALAYA/milenial.club

(nahimunkar.org)

(Dibaca 893 kali, 1 untuk hari ini)