.

 

RIYADH, ARAB SAUDI (voa-islam.com) – Seorang wanita muda Saudi yang menentang larangan mengemudi yang diberlakukan oleh kerajaan tewas dalam kecelakaan saat ia mengemudikan mobil di ibukota hari Kamis (8/5/2014), media lokal melaporkan.

Wanita itu, di usia 20-an, kehilangan kendali kendaraan dan menabrak dinding sebuah klub pemuda di Riyadh, menurut situs dari harian lokal Al-Jazeera.

Mobil terbakar dan dia tewas, katanya.

Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia di mana perempuan tidak diizinkan untuk mengemudi sendiri.

Namun, mereka biasanya kedapatan berada di belakang kemudi di daerah gurun jauh dari ibukota.

Kecelakaan maut Kamis tersebut bukan yang pertama dari sejenisnya yang melibatkan sopir wanita. Pada bulan Januari 2012, seorang sopir perempuan terluka dan temannya tewas ketika mobil mereka terbalik di provinsi Hael utara.

Dan pada bulan November 2010, seorang sopir wanita bersama tiga penumpang perempuannya tewas dalam kecelakaan serupa.

Perempuan dalam kerajaan yang memiliki sarana menyewa sopir untuk mereka sementara yang lain harus bergantung pada kemauan baik dari kerabat laki-laki.

Para aktivis hak-hak perempuan sering melakukan seruan untuk menentang larangan tersebut dan mereka yang melakukannya memposting video online menunjukkan diri mereka berada di belakang kemudi. (st/tds)

Foto:Ilustrasi

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.472 kali, 1 untuk hari ini)