dihukum mati

IRAK (voa-islam.com) – Selasa (18/06/13) Asiosiasi HAM internasional, Geneva International Cntre, dalam sebuah pernyataan mengajak Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan masyarakat internasional untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk menghentikan penerapan hukuman mati di Irak dan pentingnyamengirim pesan yang jelas kepada pemerintah PM Nuri Al-Maliki.

Hal itu agar mencegah pemerintah Al-Mailiki melakukan pembunuhan sewenang-wenang terhadap warga. Asosiasi itu menambahkan, sistem peradilan di Irak adalah akibat langsung dari invasi illegal, pembongkaran lembaga Negara secara sistematis di bawah pendudukn America yang membentuk polisi sectarian (Syiah) dan berbagai milisi dan menyiksa para tahanan di penjara.

Peningkatan hukuman mati tahun ini mendesak Komisaris PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa kejadian tersebut seperti penyembelihan hewan di rumah jagal. Sebagaimana yang diketahui bahwa yang dieksekusi di Irak secara membabi-buta oleh pemerintah Syiah Al-Maliki adalah warga Sunni yang dituduh melakukan terorisme tanpa bukti.[usamah/imo]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.604 kali, 1 untuk hari ini)