[PORTAL-ISLAM.ID]  Pernyataan kontroversial Kapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, AKBP Roedy Yoelianto, tentang indikator bahwa pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya adalah teroris dalam wawancara “live” (siaran langsung) dengan reporter TV One menjadi bola panas.

Setelah ramai dikritik netizen dan ramai dibahas dalam forum internal publik, kini Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia, Ust. Tengku Zulkarnain pun turut merespon keras pernyataan Kapolres Dharmasraya itu.

Melalui akun twitternya, @ustadtengkuzul, ulama yang kerap menyampaikan kritik terhadap pemerintah tanpa tedeng aling-aling ini menegaskan bahwa pernyataan Kapolres Dharmasraya telah menyakiti hati umat Islam.

Saya Minta Sebaiknya Kapolres Dharmasraya yang Sempat Mengatakan Pelaku Adalah TERORIS krn Ucapkan “TAKBIR dan THOGHUT”, Minta Maaf Pada Rakyat Indonesia, Khususnya Umat Islam.
Kalau Tdk Mau, Sebaiknya Pak Kapolri MENCOPOTNYA dari Jabatan Itu.
Kaum Muslimin Setuju?
Mohon Jawaban. 
pic.twitter.com/uGPF79osIR

— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) November 16, 2017

Berikut video pernyataan Kapolres Dharnasraya yang menuai kontroversi tersebut.

SEDIH denger wawancara ini… pic.twitter.com/XXB1U62kPs

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) November 15, 2017

http://www.portal-islam.id Kamis, 16 November 2017  KABAR UMAT

***

New conversation

Putra Erlangga🇮🇩‏ @Putra_Erlangga_ Nov 14

More Replying to @NetizenTofa

Allahu Akbar

https://twitter.com/NetizenTofa/status/930586241480908800/video/1

(nahimunkar.org)

(Dibaca 428 kali, 1 untuk hari ini)