Jakarta– Bukti kesesatan Syiah yang mengkultuskan Ali, mencela istri dan para sahabat Nabi Saw selain Ali ra, bisa dilihat dari buku-buku yang diterbitkan dari kalangan Syiah itu sendiri. Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) dan Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) berhasil menghimpunnya.

Beberapa buku-buku kesesatan Syiah yang melecehkan sahabat Nabi Saw itu adalah buku berjudul:

  1. “Kecuali Ali” (cetakan pertama: Rajab 1430/Juli 2009) Karya Abbas Rais Karmani, terbitan Daftare Tablighat, Iran yang kemudian diterjemahkan oleh Penerbit Al-Huda.
  2. “Antologi Islam: Risalah Islam Tematis dari Keluarga Nabi” (cetakan I tahun 2005, Cetakan II 2007, Cetakan III 2012), Penerbit Al-Huda.
  3. “ The Shia: Mazhab Syiah, Asal-usul dan Keyakinannya” (Cetakan I tahun 2008), karya Hashim Al-Musawi, Penerbit Lentera.
  4. “40 Masalah Syiah”, karya Emilia Renita AZ, Penerbit IJABI.
  5. “Dialog Sunnah-Syiah”, karya Syarafuddin Al-Musawi (Cetakan I tahun 2008), Penerbit Mizan.
  6. Fiqih Ja’fari, Muhammad Jawad Mughniyah
  7. “Mafatif al-Jinan, Kunci-kunci Surga Jilid I (Cetakan ke-2 tahun 2009), karya Syekh Abbas Al-Qummi, Penerbit Alhuda.
  8.  “560 Hadis dari 14 Manusia”, Fatif Guven, Penerbit Yayasan Islam Al-Baqir Bangil, cetakan I tahun 1995.
  9. Doa Laknat untuk Sahabat-sahabat Nabi Saw, khususnya Mu’awiyah, Abu Bakar dan Umar ra.

Ada beberapa point yang menjadi catatan LPPI dalam buku-buku yang diterbitkan oleh kalangan Syiah. Diantara ajaran sesatnya adalah:

  1. Menyimpangkan tafsir Al Qur’an.
  2. Memandang Wajah Ali adalah Ibadah.
  3. Alam Diciptakan setelah penciptaan 14 Imam Suci.
  4. 14 Imam Suci lebih dulu bertasbih dan mensucikan Allah Swt.
  5. 14 Imam Suci lebih hebat dari malaikat.
  6. 14 Imam suci sebagai perantara para malaikat menerima hidayah Allah Swt.
  7. Malaikat Jibril diajari oleh Ali as.
  8. Keagungan Ali as akan nampak di hari kiamat.
  9. Ali adalah penghitung amal perbuatan manusia di hari kiamat.
  10. Ali akan mengazab penduduk neraka.
  11. Ali adalah hakim di hari kiamat.
  12. Api neraka taat kepada Ali.
  13. Yang dimaksud ulil amri adalah Ali as.
  14. Menyelewengkan tafsir ayat-ayat Al-Qur’an
  15. Doa Nudbah adalah untuk Ali as.
  16. Makna ayat “telinga yang mau mendengar’ adalah ditujukan kepada Ali as.
  17. Ali adalah penyeru di hari kiamat.
  18. Yang dimaksud kalian adalah ‘umat terbaik’ adalah Ahlulbait.
  19. Ali dan para pengikutnya adalah sebaik-baik makhluk.
  20. Yang dimaksud dengan Golongan Kanan adalah Syiah
  21. Para Imam Syiah mempunyai mukjizat.
  22. Mengganti kewajiban membaca Al-Fatihah ketika shalat.
  23. Membolehkan shalat dalam keadaan telanjang.
  24. Tentang air yang terkena najis
  25. Tata cara shalat Rasulullah menurut Syiah.
  26. Tata cara shalat Ali bin Abi Thalib menurut Syiah.
  27. Tata cara shalat Fatimah bin Rasulullah Saw menurut Syiah.
  28. Tata cara shalat Imam Husain as menurut Syiah.
  29. Tata cara shalat Imam J’far Shadiq ra menurut Syiah.
  30. Tata cara shalat Ja’far ath-Thayyar menurut Syiah.
  31. Ulim Amri menurut Syiah adalah para imam yang maksum
  32. Menurut Syiah, sumber hukum islam kedua yaitu Sunnah Rasulullah saw ditambah dengan 13 orang suci dan maksum.

 (diolah oleh Desastian) (VoA-Islam) Sabtu, 13 Oct 2012

***

Selasa, 20 Mar 2012

Hebat!! Malaysia Haramkan Tiga Buku Syi’ah Terbitan Indonesia

KUALA LUMPUR (voa-islam.com) — Kementerian Dalam Negeri (KDN) Malaysia telah menetapkan perintah larangan terhadap tiga buah buku yang diterbitkan di Indonesia karena menyebarkan doktrin yang bertentangan dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah di negara ini.

Sekretaris Bagian Pengendalian Publikasi dan Teks Al-Quran, Abdul Aziz Mohamed Nor menjelaskan, tiga buku yang diharamkan adalah “Pengantar Ilmu-ilmu Islam,” “Dialog Sunnah Syi’ah” dan “Tafsir Sufi Al-Fatihah Mukadimah.”

Buku “Pengantar Ilmu-ilmu Islam” ditulis oleh Murtadha Muthahhari dan diterbitkan Pustaka Zahra dari Jakarta, sedangkan “Dialog Sunnah Syi’ah” ditulis oleh A Syarafuddin Al-Musawi dan diterbitkan Penerbit Mizan Bandung. Sementara “Tafsir Sufi Al-Fatihah Mukadimah” pula ditulis oleh Jalaluddin Rakhmat dan diterbitkan PT Remaja Rosdakarya, juga dari Bandung.

“Jika ini dibiarkan, buku-buku ini dapat membahayakan ketertiban,” kata Abdul Aziz kepada wartawan, tadi malam.

Perintah larangan ini, lanjut Abdul Aziz, sesuai dengan Pasal 7 (1) Akta Mesin Cetak dan Penerbitan 1984 yang menjadi satu kesalahan menurut ayat 2 Pasal 8 akta tersebut.

“Adalah menjadi satu kesalahan jika pihak yang mencetak, mengimpor, memproduksi, mereproduksi, mempublikasikan, menjual, mengeluar, mengeliling, menawarkan untuk menjual, mendistribusikan atau ada dalam miliknya, bahan yang akan dikenakan perintah larangan itu,” katanya.

Abdul Aziz menambahkan, siapapun yang melanggar larangan ini bisa dipenjara maksimal tiga tahun atau denda maksimal RM20,000 atau keduanya. [taz, shah]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.346 kali, 1 untuk hari ini)