Remaja.suaramerdeka.com – Kejarlah pendidikan sampai ke negeri Cina, begitu pula dengan usia yang nggak menjadi halangan untuk meyelesaikan pendidikan. Mungkin pepatah tersebut yang membuat pria berusia 61 tahun ini memutuskan mengikuti ujian kejar Paket C setara SMA.

Seperti dilansir dari Kompas, 5 April, Kakek bernama  yang kesehariannya berjualan sembako di rumahnya ini tercatat sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2016 tertua di Bogor. Diusianya yang sudah cukup tua, kakek Ardi tetap antusias mengikuti ujian, bahkan dia yakin menjawah semua soal ujian.

“Lumayan susah soal-soal ujiannya. Tapi saya yakin jawabannya pasti benar,”ungkapnya.

Nggak hanya itu, kakek Ardi juga percaya diri walaupun dianggap terlalu tua untuk mengikuti ujian. Menurutnya, menuntut ilmu itu nggak mengenal waktu dan usia, kawan.

“Ya, harus tetap semangat. Pendidikan itu penting sekalipun sudah tua, kayak saya,”tambah kakek Ardi. “Orang lain mungkin berpandangan kalau sudah tua, ijazah nggak ada gunanya. Tapi bagi saya tidak. Setidaknya, saya bisa memberi contoh kepada anak-anak saya,” katanya.

Awalnya kakek yang hobi sekali membaca ini mendaftar sebagai siswa Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Pajajaran, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara dan dari situlah dia bisa mengikuti UN 2016.

oleh adib/remaja.suaramerdeka.com/Rabu, April 6th, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.432 kali, 1 untuk hari ini)