rencana-pembangunan-sinagogYayasan Al-Aqsa bidang wakaf dan Budaya mengungkap sebuah draft proposal milik Zionis terkait rencana yahudi mendirikan Sinagog di sebagian halaman dari Masjid Al-Aqsa.

Pihak Yayasan menyatakan bahwa proposal tersebut memuat sebuah denah yang akan membagi wilayah Al-Aqsa dan pembentukan sebuah Sinagog di sisi Timur halaman Masjid Al-Aqsa, dimana hal tersebut dimulai dari pintu masuk “Al-Mawarni” hingga berakhir di “babul Asbat”.

Termasuk dalam rencana ini ialah menciptakan halaman khusus bagi yahudi yang ingin berdoa baik individu maupun kolektif di daerah sekitar “Babur Rahmah”, pada waktu tertentu baik beberapa hari dalam seminggu ataupun pada hari raya Yahudi.

Disebutkan bahwa Kementerian urusan Agama telah menerima dan sedang mempelajari usulan ini. Rencananya  akan di bahas segera  meski waktunya masih belum ditentukan. (hr/Im)eramuslim, heri – Kamis, 12 Zulhijjah 1434 H / 17 Oktober 2013 07:50 WIB

***

وَلَنْ تَرْضى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصارى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang (rela) kepada kamu hingga kamu mengikuti Millah (agama) mereka.” (QS al-Baqoroh 120)

***

.

 “Israel” berencana yahudisasi Al-Quds

masjid-al-aqshaFile foto menunjukkan pemukiman (ilegal) Maaleh Adumim “Israel” di Tepi Barat.

AL-QUDS– Anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Ahmed Qurei memperingatkan bahwa rezim “Israel” berencana untuk menghancurkan identitas Islam al-Quds, lansir Muslims Today pada Selasa (6/8/2013).

Qurei, yang merupakan anggota Komite Eksekutif PLO, mengecam kebijakan rezim Tel Aviv yang ditujukan untuk melanggar dan menghancurkan situs-situs Islam kuno dan bersejarah di kota itu.

Ia juga mengatakan bahwa “Israel” sedang mencoba untuk yahudisasi al-Quds.

Qurei meminta masyarakat Arab dan internasional untuk melindungi masjid-masjid di kota itu, terutama Masjid Al-Aqsa, menentang rencana ekskavasi rezim Tel Aviv.

Selama dekade terakhir, “Israel” telah berusaha mengubah demografis al-Quds dengan membangun pemukiman ilegal, merusak situs-situs sejarah Islam dan mengusir penduduk Palestina setempat.

Rezim Tel Aviv telah meningkatkan perluasan pemukiman ilegal menyusul upgrade status Palestina di PBB untuk negara pengamat non-anggota pada tanggal 29 November 2012.

Lebih dari setengah juta orang “Israel” tinggal di lebih dari 120 pemukiman yang dibangun sejak pendudukan “Israel” tahun 1967 di Tepi Barat dan Timur Al-Quds. Masyarakat internasional pun menyatakan pemukiman itu sebagai ilegal.

Sebagian besar negara di dunia menganggap pemukiman “Israel” sebagai pemukiman ilegal karena wilayah itu dicaplok oleh “Israel” dalam perang tahun 1967 dan oleh karenanya tunduk pada Konvensi Jenewa, yang melarang pembangunan di lahan yang diduduki. (banan/arrahmah.com)BananJum’at, 2 Syawwal 1434 H / 9 Agustus 2013 10:00

***

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ (١٢٠)

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: ‘Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al-Baqarah: 120).

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS Al-Maaidah/ 5: 82).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.137 kali, 1 untuk hari ini)