Surat dari Ahok untuk Presiden Jokowi beredar di medsos / Tribunnews.com – Kolase/Instagram/@fifiletytjahajapurnama/Kompas.com/garry andrew lotulung

Ahok Penista Islam Akan Bergabung dalam Tim Jokowi-Ma’ruf Amin

Luhut Binsar Pandjaitan Berkata:

“Beliau (Ahok) tulis surat ke saya (Luhut) bilang setelah saya (Ahok) keluar penjara saya (Ahok) pengin ikut kampanye capres-cawapres,” kata Luhut seperti dilansir Kumparan pada Ahad (12/8/18) siang.

Luhut menegaskan, setelah keluar penjara, Ahok akan bergabung dalam tim Jokowi-Ma’ruf Amin.

***

Di samping kasus penistaan terhadap Islam oleh Ahok yang beragama Kristen, sejatinya Allah Ta’ala telah memperingatkan. Namun boleh jadi ayat Al-Qur’an pun dapat tersingkirkan sama sekali ketika manusianya sudah hubbud dun-ya (cinta dunia). Ini di anara ayatnya:

﴿بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا  (١٣٨)

الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَۚ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا  (١٣٩) ﴾ [ النساء:138-139]

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, [An Nisa”:138]

(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. [An Nisa”:139]

﴿وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ  (١٢٠) ﴾ [ البقرة:120-120]

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. [Al Baqarah:120]

Ketika orang Nashoro justru kirim surat untuk bergabung dengan tim yang diawaki Kyai NU, berarti pihak Nashoro itu sudah menilai bahwa Kyai NU itu sudah (sempurna ?) تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْۗ mengikuti agama mereka.

Inilah beritanya.

***

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018

Terkuak! Ini Peran Ahok Dalam Pilpres 2019

Peran terpidana penista agama, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam Pilpres 2019 mendatang mulai terkuak.

Hal ini disampaikan secara terang-terangan oleh Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

“Beliau (Ahok) tulis surat ke saya (Luhut) bilang setelah saya (Ahok) keluar penjara saya (Ahok) pengin ikut kampanye capres-cawapres,” kata Luhut seperti dilansir Kumparan pada Ahad (12/8/18) siang.

Luhut menegaskan, setelah keluar penjara, Ahok akan bergabung dalam tim Jokowi-Ma’ruf Amin.

Kasus Penistaan Agama

Ahok dihukum dua tahun penjara karena terbukti menista agama dengan menyampaikan ujaran penistaan terkait Surat Al-Maidah ayat 51.

Perbuatan Ahok mengundang reaksi umat Islam dalam berbagai aksi bela Islam yang berpuncak pada 2 Desember 2016 atau dikenal dengan Aksi 212.

Ahok divonis dua tahun karena terbukti bersalah dan memanen kekalahan dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. [www.tribunislam.com]

Sumber : tarbawia.net/ tribunislam.com 

***

Opini yang Berkembang, Jokowi Didukung Penista Agama.

Posted on 29 Juli 2018 – by Nahimunkar.com

Surat dari Ahok untuk Presiden Jokowi beredar di medsos / Tribunnews.com – Kolase/Instagram/@fifiletytjahajapurnama/Kompas.com/garry andrew lotulung

Opini yang berkembang, Jokowi didukung penista agama.

“…dengan dukungan dari Ahok, kedekatan Jokowi dengan ulama maupun kalangan santri akan sia-sia,” papar Muslim.

***

Muslim Arbi: Blunder, Penista Agama Dukung Jokowi

Dukungan terpidana penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Joko Widodo justru bisa menjadi blunder yang merugikan Jokowi. Di mana, opini yang berkembang, Jokowi didukung penista agama.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (26/07). “Ahok mendukung Jokowi, itu blunder dan merugikan Jokowi. Opini yang berkembang Jokowi didukung penista agama,” kata Muslim Arbi.

Menurut Muslim Arbi, calon pemimpin daerah yang didukung Ahok kalah di Pilkada 2018. “Pilkada Jatim dan Sumut, yang juga didukung Ahok, kalah,” papar Muslim.

Muslim mengingatkan, selama ini Jokowi sudah berusaha menjadi Muslim yang taat dan dekat dekat ulama. “Namun dengan dukungan dari Ahok, kedekatan Jokowi dengan ulama maupun kalangan santri akan sia-sia,” papar Muslim.

Tak hanya itu, Muslim mengingatkan, persepsi bahwa Jokowi mendukung Ahok tidak pernah dilupakan oleh publik. “Ketika umat menggalang Aksi Bela Islam 212 demi penuntasan kasus penistaan agama, penguasa dinilai publik telah melindungi Ahok. Salah satunya dengan mencegah umat ikut Aksi 212. Itu melalui selebaran yang dijatuhkan dari helikopter untuk tidak ikut Aksi 212. Bahkan, Bareskrim terkesan lambat menyikapi kasus Ahok,” papar Muslim.

Diberitakan sebelumnya, Ahok menyampaikan dukungannya pada Jokowi di Pilpres 2019. Ahok menyampaikan dukungan tersebut lewat secarik kertas yang ditulis tangan berbunyi “Terus Berjuang untuk Pak Jokowi 2 Periode”.

Kertas yang dibubuhi tanda tangan Ahok pada 24 Juli 2018 tersebut kini viral di media sosial (medsos) (ll/itoday)/eramuslim

(nahimunkar.org)

(Dibaca 2.199 kali, 21 untuk hari ini)