Oleh Saad Saefullah — Rabu 18 Zulhijjah 1434 / 23 October 2013 17:22


yarmouk 490x326 Yarmouk Gawat, Rakyat Palestina Tinggal Tunggu Fatwa Boleh Makan Anjing dan Kucing

ANGGOTA biro politik Hamas Ezzat al-Resheq meminta PLO dan PA dan seluruh pejabat Palestina dan faksi-faksi untuk menanggung tanggung jawab moral dan nasional mereka terhadap Kamp Pengungsi Yarmouk. Ia  memperingatkan bencana kemanusiaan di kamp tersebut.

Kamp Pengungsi Yarmouk masih mengalami pengepungan sejak lebih dari 100 hari ini sebagai bagian dari kebijakan kelaparan sistematis, di mana 1.500 rumah dihancurkan, kurangnya pangan, bahan bakar dan tenaga listrik, alat komunikasi dan saluran air.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di halaman Facebook-nya, Resehq menyatakan bahwa keluarga Palestina di Yarmouk hanya tinggal menunggu fatwa dibolehkannya makan kucing dan anjing untuk bertahan hidup di tengah kondisi yang tidak manusiawi ini.

Resheq menambahkan, dua puluh ribu orang Palestina menderita di Kamp Pengungsi Yarmouk karena menjadi sasaran penembakan setiap hari.

Ia menekankan perlunya campur tangan semua elemen Arab, hubungan politik Islam dan internasional untuk membukan pengepungan di kamp.

Dia meminta semua faksi dan pemimpin Palestina untuk membahas bencana ini dan bekerja untuk mengakhirinya. [sa/islampos/pic]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 560 kali, 1 untuk hari ini)