LIPIA (Foto: Istimewa)


JAKARTA – Meski tak setenar negara-negara di Eropa, Arab Saudi ternyata menjadi pilihan bagi banyak pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi. Biasanya, para pelajar tersebut ingin mendalami Islam serta bahasa Arab.

Nah bagi yang tertarik studi Islam di Arab Saudi, ternyata kamu tidak perlu jauh-jauh ke sana, lho! Sebab, institusi pendidikan asli Arab bisa ditemukan di Jakarta. Kampus ini dikenal dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA).

LIPIA merupakan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di Riyadh, Arab Saudi. Lembaga ini didirikan pada 1980 atau tepatnya bulan Jumadal Ula 1400 H, berdasarkan persetujuan Dewan Kerajaan No 5/N/26710, tertanggal 21 Dzul Hijjah 1398 H.

Seluruh kurikulum di kampus ini mengacu pada sistem pembelajaran di Arab. Bahkan, proses belajar seluruhnya menggunakan bahasa Arab dengan tenaga pengajar dari Arab Saudi, Mesir, Sudan, Palestina, Yordania, Somalia, Irak, dan lain sebagainya.

Berlokasi di bilangan Jakarta Selatan, kampus ini memang jarang melakukan promosi, seperti membagi-bagi brosur pendaftaran. Namun, setiap tahun peminat LIPIA sangat tinggi yakni, mencapai lebih dari 1.000 pendaftar. Persaingan masuk semakin ketat lantaran jumlah mahasiswa yang diterima hanya sekira 100 orang.

Seleksi masuk LIPIA sendiri cukup ketat. Para pelamar setidaknya harus paham bahasa Arab dan hafal Alquran dua juz. Belum lagi tes lisan seputar wawasan mengenai ilmu agama Islam. Kedua tahap tersebut menyebabkan banyak peserta tak lolos ke tahap berikutnya.

Jika sudah diterima, para mahasiswa tidak langsung kuliah berdasarkan jurusan yang diinginkan. Selama dua tahun, mereka harus mengikuti kelas persiapan bahasa atau I’dad lughawy. Kemudian, dilanjutkan dengan persiapan universitas atau takmily selama dua semester atau satu tahun. Di tahun ketiga, barulah para mahasiswa masuk ke fakultas dan jurusan.

Salah satu hal menarik kuliah di LIPIA adalah mahasiswa dibebaskan dari seluruh pembiayaan. Buku diktat juga diberikan secara cuma-cuma. Yang terpenting, mahasiswa disiplin selama menempuh studi.*/(sus)/news.okezone.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.201 kali, 1 untuk hari ini)