Politikus PDIP Zuhairi Misrawi (IST)


Maraknya Umat Islam berjama’ah shalat gerhana matahari, Rabu 9 Maret 2016, di masjid-masjid berbagai kota tampaknya mengakibatkan gerahnya Zuhairi Misrawi, orang NU yang ada di PDIP.

Hingga dia berkicau dengan mempertanyakan landasan ilmiah shalat gerhana.

Sikap Zuhairi ini berbalikan dengan sikapnya sendiri terhadap LGBT, kemaksiatan yang meresahkan Umat Islam. Terhadap LGBT, Zuhairi malah menyanjung. Makanya ada berita begini:

Pernah Dijuluki Pelacur Intelektual, Kini Zuhairi Sanjung LGBT https://www.nahimunkar.org/pernah-dijuluki-pelacur-intelektual-kini-zuhairi-sanjung-lgbt/

Demikian pula terhadap aliran sesat syiah yang meresahkan pula, Zuhairi malah berupaya membelanya. Hingga ada berita begini:

Setelah Sanjung Homo, Zuhairi Kecam Spanduk Anti Syiah di Polda Riau https://www.nahimunkar.org/sanjung-homo-zuhairi-kecam-spanduk-anti-syiah-polda-riau/

Entah apa yang dicari, tapi tampaknya Zuhairi lagi keblinger, makanya diberitakan begini:

***

Keblinger, Politikus PDIP Ini Pertanyakan Alasan Ilmiah Shalat Gerhana

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Zuhairi Misrawi mempertanyakan landasan ilmiah shalat gerhana.

“Selain alasan teologis, adakah ilmuan yang bisa jelaskan kenapa umat Islam harus shalat gerhana,” kicau Zuhairi melalui akun Twitter-nya @zuhairimisrawi.

Tentu saja pernyataan Zuhairi mengundang banyak protes di kalangan pengguna sosial khususnya Twitter. Seperti pemilik akun Twitter @Nurdin1 yang menilai pernyataan Zuhairi itu sebagai bentuk pelecehan terhadap Islam. “Zuher ini sok kepinter dan padahal lecehkan Islam,” ungkap Nurdin./ http://suaranasional.com/2016/03/10/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 15.324 kali, 1 untuk hari ini)